JAKARTA. Nilai gagal serah saham sepanjang Januari-Agustus 2014 melampaui yang terjadi sepanjang tahun 2013. Hal ini tercermin dari data alternate cash settlement (ACS) yang tercatat di PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Berdasarkan data tersebut, nilai ACS delapan bulan pertama di 2014 mencapai Rp 64,09 miliar. Adapun, volume transaksi ACS di tahun ini secara keseluruhan sebanyak 10,56 juta. Transaksi tertinggi terjadi pada bulan April 2014, yakni mencapai Rp 57,53 miliar. Angka di April ini bahkan lebih tinggi dibanding nilai ACS sepanjang 2013, yang nilainya sekitar Rp 50,15 miliar.
Transaksi gagal serah saham melonjak
JAKARTA. Nilai gagal serah saham sepanjang Januari-Agustus 2014 melampaui yang terjadi sepanjang tahun 2013. Hal ini tercermin dari data alternate cash settlement (ACS) yang tercatat di PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Berdasarkan data tersebut, nilai ACS delapan bulan pertama di 2014 mencapai Rp 64,09 miliar. Adapun, volume transaksi ACS di tahun ini secara keseluruhan sebanyak 10,56 juta. Transaksi tertinggi terjadi pada bulan April 2014, yakni mencapai Rp 57,53 miliar. Angka di April ini bahkan lebih tinggi dibanding nilai ACS sepanjang 2013, yang nilainya sekitar Rp 50,15 miliar.