JAKARTA. Sempat dibuka di zona hijau, Kamis (21/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi 0,31% atau 13,86 poin dari hari sebelumnya ke 4.414,13. Muhamad Al-Amin, analis Millenium Danatama Sekuritas, memprediksi, pelemahan tersebut kemungkinan besar masih akan berlanjut pada perdagangan Jumat (22/1). Sebab, harga minyak dunia yang masih dalam tren turun. Selain itu, pelambatan ekonomi global masih jadi perhatian utama pelaku pasar. Secara teknikal, IHSG juga memberikan sinyal turun. Volume jual masih terlihat cukup tinggi. Dari tren minor, IHSG berada dalam tren bearish. "Jadi, kalau break support 4.409, IHSG bisa menuju 4.389," ujar Amin. Sementara, resistance di level 4.452.
Transaksi IHSG masih akan lesu
JAKARTA. Sempat dibuka di zona hijau, Kamis (21/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi 0,31% atau 13,86 poin dari hari sebelumnya ke 4.414,13. Muhamad Al-Amin, analis Millenium Danatama Sekuritas, memprediksi, pelemahan tersebut kemungkinan besar masih akan berlanjut pada perdagangan Jumat (22/1). Sebab, harga minyak dunia yang masih dalam tren turun. Selain itu, pelambatan ekonomi global masih jadi perhatian utama pelaku pasar. Secara teknikal, IHSG juga memberikan sinyal turun. Volume jual masih terlihat cukup tinggi. Dari tren minor, IHSG berada dalam tren bearish. "Jadi, kalau break support 4.409, IHSG bisa menuju 4.389," ujar Amin. Sementara, resistance di level 4.452.