Transaksi KB Starbiz milik KB Bank Tumbuh Lebih dari 50% hingga Agustus 2026



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank KB Indonesia atau KB Bank mencatat pertumbuhan signifikan pada transaksi melalui platform digital banking korporasi KB Starbiz. Hingga Agustus 2026, transaksi di platform tersebut tumbuh lebih dari 50% secara tahunan (year on year/yoy).

Transaction Banking Division Head KB Bank Novita S. Djani mengatakan, pertumbuhan transaksi KB Starbiz turut didorong oleh semakin banyaknya nasabah korporasi yang mulai menggunakan platform tersebut.

"Kalau kita lihat year on year, memang di atas 50% growth-nya untuk transaksi di dalam platform khusus untuk KB Starbiz. Itu tentunya juga didorong oleh beberapa nasabah-nasabah korporasi yang on board," ujar Novita saat media workshop KB Bank, beberapa waktu lalu.


Baca Juga: Bank Mandiri Rilis Obligasi Berkelanjutan Rp 5 Triliun, Tawarkan Kupon Hingga 8,65%

Selain pertumbuhan transaksi, jumlah aktivasi KB Starbiz juga mencatat pertumbuhan dua digit. Kondisi tersebut menjadi salah satu indikator positif bagi perkembangan penggunaan layanan digital perbankan korporasi KB Bank.

Novita mengatakan, KB Bank masih melihat tren positif pada penggunaan KB Starbiz dan optimistis pertumbuhannya dapat berlanjut hingga akhir 2026.

"Harapan kita ke depannya yang pasti jumlah itu akan naik. Karena kita juga melihat dari segi aktivasinya juga pertumbuhannya juga di double digit," jelasnya.

Menurut Novita, peningkatan transaksi digital korporasi juga penting bagi bank karena dapat mendorong pendapatan berulang (recurring income).

Baca Juga: PermataBank Divestasi Saham di Honest Financial Technologies Senilai Rp77,56 Miliar

"Karena ini kan kembali lagi, why does it matter for banks? Itulah di situ masuknya recurring income," katanya.

Ia menegaskan, hingga saat ini tren transaksi KB Starbiz masih positif dan diperkirakan terus meningkat hingga penghujung tahun.

"Sejauh ini kita melihat cukup positif trennya dan ke depannya juga pasti akan lebih naik lagi angkanya. Trennya sampai akhir tahun ini masih baik," pungkas Novita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: