Transaksi QRIS Antarnegara Capai Rp 1,52 Triliun di Triwulan II, BI Bidik Ekspansi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi QRIS antarnegara terus menunjukkan tren positif. Pada Triwulan II 2026, transaksi QRIS antarnegara secara net inbound mencapai Rp 1,52 triliun. Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan, capaian tersebut berasal dari transaksi inbound sebesar Rp 1,85 triliun dan transaksi outbound sekitar Rp 330 miliar. "Kalau kita lihat di triwulan II 2026 ini transaksi QRIS antarnegara secara net inbound nominalnya sebesar Rp 1,52 triliun. Ini berasal dari nominal transaksi inbound sebesar Rp 1,85 triliun dan outbound sekitar Rp 330 miliar," ujar Filianingsih dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (22/7/2026).

Baca Juga: SMF Catatkan Kenaikan Laba 33,9% Jadi Rp 391 Miliar di Semester I-2026 Menurutnya, perkembangan tersebut mencerminkan QRIS antarnegara semakin mempermudah transaksi pembayaran lintas negara. Layanan ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat dari negara lain yang berkunjung ke Indonesia. Selain mempermudah transaksi, Filianingsih menyebut penggunaan QRIS antarnegara turut mendorong pertumbuhan ekonomi secara nyata, terutama melalui sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejalan dengan perkembangan tersebut, BI terus memperluas konektivitas pembayaran lintas negara dengan sejumlah negara. Saat ini, BI masih melanjutkan diskusi untuk menghubungkan sistem pembayaran dengan India, Arab Saudi dan Hong Kong. "Untuk implementasinya kita harus memperhatikan kesiapan dari masing-masing negara, tentunya kesiapan regulasi, infrastruktur, industri dan juga koordinasi dengan otoritasnya," kata Filianingsih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News