Transaksi QRIS Gagal? Panduan Lapor dan Mengamankan Saldo BRI yang Terpotong



KONTAN.CO.ID - Pembayaran QRIS melalui BRImo dapat dilakukan dengan mudah dengan memindai kode QRIS merchant, memasukkan nominal, kemudian mengonfirmasi transaksi.

Namun, dalam kondisi tertentu, transaksi bisa mengalami gangguan sehingga pembayaran dinyatakan gagal atau belum berhasil, sementara saldo rekening BRI sudah berkurang.

Kondisi seperti ini tidak selalu berarti dana hilang. Dalam sistem QRIS BRI, terdapat status pending, yaitu transaksi masih dalam proses dan hasil akhirnya belum dapat dipastikan.


Dokumentasi BRI juga menjelaskan bahwa transaksi yang mengalami timeout dapat berstatus sukses atau gagal sehingga perlu dilakukan pengecekan terhadap mutasi rekening.

Baca Juga: Transaksi QRIS Gagal? Ini Cara Lapor dan Mengamankan Saldo BCA yang Terpotong

Lantas, bagaimana cara mengatasi QRIS BRI gagal tetapi saldo sudah terpotong?

Kenapa QRIS BRI Gagal tetapi Saldo Terpotong?

Ada beberapa kemungkinan penyebab, mulai dari gangguan jaringan, komunikasi antara sistem pembayaran dan merchant, hingga transaksi yang masih berstatus pending.

Pada sistem QRIS BRI, status transaksi dapat berupa berhasil, gagal, atau pending. BRI menjelaskan bahwa transaksi yang masih dalam proses dapat masuk status pending dan memerlukan pengecekan lebih lanjut.

Karena itu, ketika saldo sudah terpotong tetapi pembayaran belum diterima merchant, jangan langsung melakukan transaksi QRIS kedua.

Baca Juga: Transaksi QRIS Melonjak Saat Lebaran, Makin Favorit Dalam Dua Tahun Terakhir

Cara Mengatasi QRIS BRI Gagal tapi Saldo Terpotong

1. Cek mutasi rekening BRI

Langkah pertama adalah mengecek mutasi rekening melalui BRImo. Pastikan apakah nominal pembayaran benar-benar sudah terdebit dari rekening. Perhatikan juga waktu transaksi dan nominalnya.

Jika transaksi tercatat sebagai debit, simpan informasi tersebut sebagai bukti.

BRI sendiri menyebut pengecekan rekening koran atau informasi mutasi sebagai salah satu langkah ketika transaksi mengalami timeout karena hasil transaksi bisa saja berhasil atau gagal.

2. Jangan langsung scan QRIS lagi

Saat saldo sudah terpotong, jangan terburu-buru mengulangi pembayaran. Sebab, transaksi pertama bisa saja sebenarnya berhasil tetapi notifikasi kepada merchant atau aplikasi mengalami keterlambatan.

Ketika melakukan pembayaran kedua tanpa memastikan status transaksi pertama, ada risiko saldo terpotong dua kali.

Baca Juga: Transaksi QRIS Tumbuh Pesat

3. Cek status pembayaran di BRImo

Buka kembali riwayat transaksi di BRImo dan periksa apakah pembayaran tercatat sebagai berhasil, gagal, atau masih dalam proses.

BRI menyediakan QRIS sebagai salah satu kategori pengaduan di Pusat Bantuan BRImo, sehingga kendala transaksi dapat dilaporkan langsung melalui aplikasi.

4. Konfirmasi kepada merchant

Tanyakan kepada kasir atau merchant apakah pembayaran sudah diterima. Ketika merchant belum menerima pembayaran, tunjukkan bukti transaksi dari BRImo dan jangan melakukan pembayaran ulang sebelum status transaksi pertama jelas.

Hal ini penting terutama ketika transaksi berada dalam kondisi pending.

Baca Juga: BI Catat Transaksi QRIS Cross Border Tembus 7,6 Juta, Kini Bisa Dipakai di 5 Negara

Cara Mengajukan Pengaduan QRIS BRI di BRImo

Jika saldo sudah terpotong tetapi transaksi belum selesai atau dana belum kembali, nasabah dapat membuat pengaduan melalui BRImo.

  • Buka aplikasi BRImo.
  • Login menggunakan akun Anda.
  • Pilih menu Akun.
  • Pilih Pusat Bantuan.
  • Klik Ajukan Pengaduan.
  • Pilih kategori QRIS.
  • Masukkan kronologi masalah.
  • Lengkapi informasi atau dokumen pendukung apabila diminta.
  • Kirim pengaduan.
  • Simpan nomor tiket pengaduan untuk memantau perkembangan penanganan.
BRI menyebut Pusat Bantuan BRImo dapat digunakan untuk menyampaikan pengaduan dan memantau perkembangan penanganannya. Kategori pengaduan yang tersedia juga mencakup QRIS.

Baca Juga: Transaksi QRIS BRI Naik, Penguatan Sistem Merchant dan Perluasan Ekosistem Jadi Kunci

Hubungi Contact BRI Jika Dana Belum Kembali

Apabila masalah belum terselesaikan melalui Pusat Bantuan BRImo, nasabah dapat menghubungi Contact BRI 1500017. BRI mencantumkan nomor 1500017 sebagai kanal Contact BRI pada informasi layanan resminya.

Saat melakukan pengaduan, siapkan informasi berikut:

  • Nominal transaksi;
  • Tanggal dan waktu pembayaran;
  • Nama merchant;
  • Bukti transaksi QRIS;
  • Rekening sumber dana;
  • Status transaksi di BRImo;
  • Nomor referensi transaksi jika tersedia.
Jangan memberikan PIN, password, atau kode OTP kepada pihak yang mengaku dapat membantu mengembalikan dana.

Apakah Saldo BRI yang Terpotong Bisa Kembali?

Saat transaksi QRIS ternyata gagal, tetapi rekening sudah terdebit, penyelesaiannya perlu menunggu hasil pengecekan status transaksi.

Hal yang perlu diperhatikan adalah status pending tidak sama dengan transaksi berhasil maupun transaksi gagal. Dokumentasi teknis BRI menyebut transaksi yang masih dalam proses atau mengalami timeout perlu diperiksa lebih lanjut karena hasil akhirnya dapat berupa berhasil maupun gagal.

Karena itu, nasabah sebaiknya tidak langsung menganggap dana hilang. Lakukan pengecekan melalui BRImo dan, apabila diperlukan, ajukan pengaduan QRIS kepada BRI.

Tidak Perlu Bayar Dua Kali

Saat QRIS BRImo gagal tetapi saldo sudah terpotong, langkah paling aman adalah cek mutasi, cek status transaksi, konfirmasi kepada merchant, lalu ajukan pengaduan apabila diperlukan.

BRI sendiri menyediakan fitur Pusat Bantuan BRImo dengan kategori pengaduan QRIS, sehingga nasabah tidak perlu langsung datang ke kantor cabang untuk melaporkan kendala tersebut.

Tonton: Pemerintah Siapkan Rp11 Triliun untuk Buka Rekening 200 Juta Warga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News