JAKARTA. Volume dan nilai transaksi Real Time Gross Settlement (RTGS) terus menurun sejak pertengahan tahun 2009 lalu. Lihat saja, pada bulan Juni, nilai transaksi RTGS mencapai Rp 3.167 triliun, tapi setelah itu berangsur-angsur menipis. Selama Oktober, nilai transaksi RTGS tinggal Rp 2.639 triliun. Bukan hanya nilainya, data statistik Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan bahwa volume transaksi RTGS juga lambat laun mengerdil. Pada bulan Juni 2009, volume transaksi RTGS mencapai 981,189 namun pada Oktober 2009 volume transaksi cuma sebanyak 897.000. Aribowo, Kepala Biro Akunting dan Sistem Pembayaran BI bilang, penyebab penurunan transaksi RTGS antara lain perekonomian yang lesu. Namun dia menganggap, penurunan itu tidak terlalu signifikan. "Relatif landai," ujar dia, Kamis (5/11).
Transaksi RTGS Tinggal Rp 2.639 Triliun
JAKARTA. Volume dan nilai transaksi Real Time Gross Settlement (RTGS) terus menurun sejak pertengahan tahun 2009 lalu. Lihat saja, pada bulan Juni, nilai transaksi RTGS mencapai Rp 3.167 triliun, tapi setelah itu berangsur-angsur menipis. Selama Oktober, nilai transaksi RTGS tinggal Rp 2.639 triliun. Bukan hanya nilainya, data statistik Bank Indonesia (BI) juga menunjukkan bahwa volume transaksi RTGS juga lambat laun mengerdil. Pada bulan Juni 2009, volume transaksi RTGS mencapai 981,189 namun pada Oktober 2009 volume transaksi cuma sebanyak 897.000. Aribowo, Kepala Biro Akunting dan Sistem Pembayaran BI bilang, penyebab penurunan transaksi RTGS antara lain perekonomian yang lesu. Namun dia menganggap, penurunan itu tidak terlalu signifikan. "Relatif landai," ujar dia, Kamis (5/11).