Transaksi Uang Elektronik Berbasis Kartu Diyakini Naik Saat Momen Mudik Lebaran



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejalan dengan momentum lebaran yang kian dekat, perbankan memproyeksi akan ada peningkatan uang elektronik berbasis kartu seiring dengan perjalanan mudik hingga belanja kebutuhan masyarakat. 

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat hingga akhir Februari 2024 frekuensi transaksinya telah mencapai Rp 230 juta kali dengan nominal mencapai Rp 4 triliun, naik 16% dibanding Februari 2023. Adapun total jumlah kartu beredar mencapai 35 juta kartu. 

Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi melihat pada lebaran tahun ini transaksi uang elektronik berbasis kartu diperkirakan meningkat mengingat situasi arus mudik mendekati lebaran hingga lebaran berlangsung masih membutuhkan uang elektronik untuk mengoptimalkan kebutuhan transaksi, khususnya di perjalanan. 


"Hingga pertengahan Maret ini saja nilai transaksi penggunaan e-Money sudah naik sekitar 15% dengan penambahan jumlah 1 juta kartu dalam persiapan arus mudik 2024. Diperkirakan pertumbuhan e-Money sepanjang arus mudik 2024 ini akan lebih meningkat dibandingkan lebaran tahun lalu" kata Thomas kepada Kontan.co.id, Kamis (21/3). 

Baca Juga: Simak Sejumlah Jurus Bank Digital Perbesar Porsi Dana Murah pada Tahun Ini

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) juga memperkirakan hal yang sama terhadap kartu uang elektronik, namun BCA tidak membidik berapa jumlah pertumbuhannya. 

Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn optimistis pertumbuhan jumlah kartu nantinya seiring dengan proyeksi kenaikan mobilitas serta permintaan barang dan jasa masyarakat pada Ramadan dan momen mudik Idul Fitri tahun ini.

"Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan nasabah saat Ramadan dan Idul Fitri 2024. Khusus produk uang elektronik BCA, Flazz, kami memprediksi adanya kenaikan jumlah transaksi pada masa Lebaran 2024," ungkap dia.

Adapun sepanjang 2023 frekuensi transaksi Flazz BCA mencapai lebih dari 995 juta transaksi dengan nominal transaksinya total lebih dari Rp28 triliun, meningkat 19% secara tahunan. Sementara jumlah kartu yang tersebar di masyarakat mencapai lebih dari 25,6 juta kartu. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi