Transformasi Digital UMKM Membutuhkan Dukungan Infrastruktur Jaringan yang Andal



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Di tengah transformasi digital di berbagai sektor industri, kebutuhan akan infrastruktur jaringan yang stabil, aman, dan mudah semakin menjadi perhatian utama pelaku usaha. Termasuk segmen usaha kecil dan menengah alias small medium business (SMB).

Presales Huawei eKit Regional Bali & Lombok, Tri Setiawan menjelaskan, transformasi digital saat ini bukan lagi kebutuhan eksklusif perusahaan besar. Berbagai sektor industri kini membutuhkan dukungan teknologi untuk menjaga daya saing bisnis di tengah perkembangan pasar yang semakin dinamis.

.Sementara itu, Regional Head Bali Hypernet Technologies, Ibnu Malik, menyoroti pentingnya jaringan yang intelligent, secure, dan mudah dikelola dalam mendukung operasional bisnis modern. Hal tersebut semakin relevan bagi sektor dengan kebutuhan konektivitas tinggi. Seperti hospitality, ritel, pendidikan, layanan publik, hingga industri jasa.


Baca Juga: Penghematan Devisa dari Program B50 Diproyeksikan Bisa Tembus Rp 157 Triliun

Transformasi digital UMKM tidak cukup hanya dengan hadir di marketplace atau media sosial, mereka juga membutuhkan pondasi jaringan yang kuat di baliknya.

"Maka, Hypernet meluncurkan Whooz, sebuah brand baru yang merupakan turunan dari empat pilar Hypernet. Yakni konektivitas, keamanan digital, ICT dan layanan profesional,  menjadi solusi digital end-to-end bagi UMKM. Dengan menggandeng Huawei e-Kit, kami mendorong adopsi digital yang lebih luas dan bermakna bagi usaha kecil dan menengah, dimulai dari Bali,” ujar Ibnu, dalam keterangannya, Selasa (26/5). 

Hypernet Technologies memperkenalkan layanan managed service yang mendukung implementasi teknologi secara menyeluruh. Mulai dari konsultasi, deployment, monitoring, hingga dukungan teknis berkelanjutan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News