Peruri Perkuat Posisi di Bisnis Teknologi dengan Transformasi Digital



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Peruri terus menggeser model bisnisnya dari sekadar percetakan uang dan dokumen sekuriti fisik menuju penyedia solusi teknologi digital berkeamanan tinggi. 

Langkah ini ditempuh untuk menjawab kebutuhan pasar yang kian mengarah ke layanan digital, sekaligus memperluas sumber pendapatan di luar bisnis konvensional.

Transformasi tersebut dijalankan melalui penguatan teknologi informasi, keamanan data, serta pengembangan layanan digital yang relevan bagi sektor publik dan swasta. 


Baca Juga: AIgrow Dorong Transformasi Digital Lewat AI Chat Tanpa Koding

Peruri menempatkan digitalisasi sebagai fondasi bisnis jangka panjang, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan akan sistem identitas digital, perlindungan data, dan layanan berbasis teknologi yang andal.

Direktur SDM, Teknologi, dan Informasi Peruri, Gandung Anggoro Murdani, menegaskan bahwa arah bisnis perusahaan kini berfokus pada pemanfaatan teknologi sebagai nilai tambah utama. 

"Peruri tidak lagi hanya dikenal sebagai pencetak uang negara. Kami berkembang menjadi perusahaan teknologi yang menghadirkan solusi digital dengan standar keamanan tinggi," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (27/2/2026).

Menurut dia, transformasi ini menuntut perubahan menyeluruh, mulai dari strategi bisnis, pengelolaan sumber daya manusia, hingga eksekusi teknologi yang efisien.

Digitalisasi dinilai menjadi kunci agar PERURI tetap relevan dan kompetitif di tengah disrupsi teknologi global.

Baca Juga: BPD Pacu Transformasi Digital, Penguatan Keamanan Siber Jadi Mandat Industri

Pendekatan tersebut juga memperkuat posisi Peruri sebagai pemain strategis dalam ekosistem kedaulatan digital nasional. 

Perusahaan berupaya memastikan layanan digital yang dikembangkan tidak hanya aman, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan jangka panjang pemerintah dan industri.

Atas strategi dan implementasi transformasi digital tersebut, Peruri kemudian meraih dua penghargaan dalam ajang Digital Day 2026 yang digelar di Jakarta. 

Baca Juga: Transformasi Digital Dinilai Menjadi Instrumen Strategis Indonesia Menuju Visi 2045

Penghargaan tersebut mencakup pengakuan atas inovasi digital perusahaan serta kepemimpinan teknologi informasi, dalam ajang yang diselenggarakan oleh The Iconomics Media dengan dukungan Axia Research.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News