KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) menetapkan strategi untuk terus mengurangi emisi dalam operasionalnya yang bisa dilihat dari Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 yang bakal memangkas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Adi Lumakso, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, mengatakan dalam RUPTL, populasi kapasitas pembangkit PLTU nantinya kurang lebih 13 ribu Megawatt (MW), setara 40 juta mentrik ton CO2 ekuivalen sampai masa umur operasi PLTU tersebut. “Itu komitmen PLN untuk mengurangi CO2. PLN beberapa kegiatan pada 2025, itu komposisinya EBT 23% dan mencapai NZE 2060 sebesar 0%. Ini komitmen kami. Kami akan mengutamakan NRE sedemikian rupa melalui tenaga air, panas bumi, angin, dan solar. Kami dorong untuk mencapai NZE 2060,” kata Adi dalam paparannya dalam Outlook Sektor ESDM 2023 dan Penganugerahan E2S Award 2022 di Bimasena The Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (13/12).
Transisi Tak Bisa Dihindari, Direktur PLN: Penggunaan Gas Jadi Kunci
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) menetapkan strategi untuk terus mengurangi emisi dalam operasionalnya yang bisa dilihat dari Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 yang bakal memangkas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Adi Lumakso, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, mengatakan dalam RUPTL, populasi kapasitas pembangkit PLTU nantinya kurang lebih 13 ribu Megawatt (MW), setara 40 juta mentrik ton CO2 ekuivalen sampai masa umur operasi PLTU tersebut. “Itu komitmen PLN untuk mengurangi CO2. PLN beberapa kegiatan pada 2025, itu komposisinya EBT 23% dan mencapai NZE 2060 sebesar 0%. Ini komitmen kami. Kami akan mengutamakan NRE sedemikian rupa melalui tenaga air, panas bumi, angin, dan solar. Kami dorong untuk mencapai NZE 2060,” kata Adi dalam paparannya dalam Outlook Sektor ESDM 2023 dan Penganugerahan E2S Award 2022 di Bimasena The Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (13/12).