KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi goreng-goreng saham belakangan ini kembali menjadi sorotan di pasar modal Indonesia. Praktik ini berdampak pada kerugian yang dialami sebagian besar investor. Pengamat pasar modal Reydi Octa menilai, dari sisi sistem, mekanisme perdagangan di bursa saham sebenarnya sudah cukup memadai. Beragam instrumen pengawasan seperti auto rejection, Unusual Market Activity (UMA), suspensi, Papan Pemantauan Khusus, hingga pemberian notasi khusus pada saham telah diterapkan untuk meminimalkan potensi manipulasi. Namun, ia menekankan bahwa celah potensi manipulasi harga tetap terbuka selama struktur kepemilikan saham masih terkonsentrasi dan porsi free float relatif tipis. Kondisi tersebut membuat pergerakan harga rentan dikendalikan oleh segelintir pihak.
Transparansi Pemegang Saham Dinilai Jadi Kunci yang Bisa Meredam Saham Gorengan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi goreng-goreng saham belakangan ini kembali menjadi sorotan di pasar modal Indonesia. Praktik ini berdampak pada kerugian yang dialami sebagian besar investor. Pengamat pasar modal Reydi Octa menilai, dari sisi sistem, mekanisme perdagangan di bursa saham sebenarnya sudah cukup memadai. Beragam instrumen pengawasan seperti auto rejection, Unusual Market Activity (UMA), suspensi, Papan Pemantauan Khusus, hingga pemberian notasi khusus pada saham telah diterapkan untuk meminimalkan potensi manipulasi. Namun, ia menekankan bahwa celah potensi manipulasi harga tetap terbuka selama struktur kepemilikan saham masih terkonsentrasi dan porsi free float relatif tipis. Kondisi tersebut membuat pergerakan harga rentan dikendalikan oleh segelintir pihak.
TAG: