KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Traveloka meneken kerja sama dengan Marriott International pada Kamis (2/7/2026). Melalui kemitraan ini, Traveloka resmi ditunjuk sebagai Certified Online Travel Partner Marriott, yang memungkinkan konektivitas langsung antara inventori properti Marriott dan platform distribusi online Traveloka. Kerja sama ini memberikan akses kepada wisatawan di Indonesia dan Asia Tenggara terhadap ketersediaan kamar dan harga secara real time, serta pilihan properti Marriott yang lebih beragam. Mulai dari hotel mewah seperti JW Marriott dan W Hotels, hotel premium seperti Westin dan Sheraton, hingga hotel kategori select seperti Moxy dan Four Points. Kemitraan ini hadir di tengah pesatnya pertumbuhan industri pariwisata Asia Tenggara. Nilai pasar perjalanan kawasan ini diproyeksikan meningkat dari US$ 35,5 miliar pada 2025 menjadi US$ 67,4 miliar pada 2031 dan diperkirakan menyumbang 15,4% permintaan perjalanan global. Melalui integrasi langsung ini, Marriott memperluas jangkauan propertinya kepada wisatawan di Indonesia dan Asia Tenggara.
Chief Commercial Officer Asia Pacific excluding China Marriott International, John Toomey, mengatakan Indonesia tetap menjadi salah satu pasar paling menjanjikan bagi Marriott di kawasan Asia Pasifik. Menurutnya, kolaborasi dengan Traveloka akan memperluas jangkauan Marriott kepada wisatawan di setiap tahap perjalanan, sekaligus mempermudah proses pencarian dan pemesanan akomodasi. "Sebagai platform perjalanan all-in-one terdepan di Asia Tenggara, Traveloka merupakan mitra strategis untuk memperluas jangkauan kami, membuka peluang baru, serta menghadirkan lebih banyak pilihan dan kemudahan bagi wisatawan di Indonesia," ujarnya, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga: Traveloka Gandeng Resort World Sentosa Garap Wisatawan Indonesia Marriott memandang Traveloka sebagai mitra strategis karena memiliki pemahaman kuat terhadap pasar lokal, jangkauan pengguna yang luas, dan lebih dari 140 juta unduhan aplikasi. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelanggan, meningkatkan okupansi hotel, serta menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih mudah dan nyaman. Saat ini Marriott mengoperasikan hampir 90 properti di Indonesia dan terus memperluas jaringan melalui pengembangan proyek baru. Di Asia Tenggara, Marriott juga memperkuat ekspansi di Vietnam, Thailand, dan Malaysia dengan dukungan investasi hingga 2030. Traveloka mencatat minat terhadap properti Marriott terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir, tercermin dari kenaikan pencarian hotel dan pemesanan akomodasi Marriott di platformnya. Permintaan datang untuk properti di kawasan Asia Pasifik maupun berbagai kota di Indonesia. Sejumlah hotel yang paling diminati antara lain Four Points di Makassar, Surabaya, Medan, dan Bandung, serta berbagai properti Sheraton dan Marriott Hotels. Sementara itu, Chief Financial Officer Traveloka, Yady Guitana, mengatakan kerja sama ini memperkuat kemampuan perusahaan dalam menghadirkan pilihan akomodasi yang semakin relevan bagi wisatawan. “Kami melihat adanya peluang yang sangat besar dari Marriot, sehingga kolaborasi ini menjadi penting. Meski situasi global saat ini ada gejolak, tapi masih banian traveller yang bepergian. Dan perlu ditekankan juga bahwa kemitraan ini tujuannya untuk jangka panjang,” tutur Yadi.
Baca Juga: Okupansi Hotel di Bandung-Bali Diprediksi Tembus 80% saat Libur Sekolah Dia menambahkanm kolaborasi dengan Marriot memberikan beberapa manfaat utama. Pengguna Trafaloka bisa mengakses lebih dari 10.000 properti Marriot di seluruh dunia, bisa mendapatkan informasi mencapakup detail properti, foto, dan harga yang diperbarui secara real time. Dari sisi operasional, penanganan kendala juga menjadi lebih cepat dan efisien.
Destinasi Favorit Traveloka
Traveloka melihat tren perjalanan wisata masyarakat Indonesia menunjukkan adanya pergeseran pilihan destinasi di tengah kenaikan biaya perjalanan akibat kondisi global. Meski demikian, minat masyarakat untuk berlibur tetap tinggi. Yadi mengatakan wisatawan kini lebih memilih destinasi yang lebih dekat dibandingkan perjalanan jarak jauh seperti ke Eropa. Pilihan perjalanan bergeser ke destinasi domestik, kawasan Asia Tenggara, dan negara-negara lain di Asia. "Berdasarkan data Traveloka, destinasi domestik yang paling banyak dikunjungi wisatawan Indonesia adalah Surabaya, Bandung, Jakarta, dan Bali," ujar Yadi. Untuk perjalanan internasional, lima destinasi favorit wisatawan Indonesia adalah Vietnam, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Jepang. Selain itu, Traveloka juga mencatat peningkatan minat masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke China dalam satu tahun terakhir.
Baca Juga: Momen Libur Anak Sekolah Tiba, Pemesanan Hotel di Tiket.com Meningkat 2 Kali Lipat Di sisi lain, Traveloka memperkuat kerja sama untuk memperluas distribusi portofolio hotelnya di Asia Tenggara. Menurut Yadi, kolaborasi dengan Marriot mencerminkan kekuatan jangkauan Traveloka di kawasan sekaligus menghadirkan pengalaman pemesanan yang lebih personal melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Ia menjelaskan, sebagian besar pengguna memulai perencanaan perjalanan dengan memesan tiket pesawat. Berdasarkan pola tersebut, sistem AI Traveloka kemudian memberikan rekomendasi hotel yang paling relevan, termasuk properti Marriott, sehingga pengguna dapat merencanakan seluruh perjalanan dalam satu aplikasi. Tak hanya akomodasi, AI juga merekomendasikan berbagai aktivitas dan atraksi wisata sesuai destinasi yang dipilih. Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh pengalaman perjalanan yang lebih lengkap, mulai dari pemesanan tiket pesawat, hotel, hingga aktivitas wisata dalam satu platform. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News