KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren suku bunga diprediksi bakal naik seiring keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed mengerek suku bunga. Potensi kenaikan bunga ini juga akan mempengaruhi kinerja reksadana. Sejauh ini, kepercayaan investor asing maupun lokal terhadap pemulihan ekonomi Indonesia masih tinggi. Infovesta Utama menyebut, faktor-faktor pendorong kepercayaan investor tersebut di antaranya kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19, cadangan devisa yang masih terjaga, angka inflasi sesuai perkiraan dan stabilnya nilai tukar rupiah di level Rp 14.360 per dollar AS. Faktor pendorong lainnya adalah terjadinya lonjakan harga komoditas sehingga menyebabkan harga saham di sektor batubara mengalami penguatan akibat konflik Rusia-Ukraina. Selain itu, tercatat akumulasi net buy yang terjadi sepanjang tahun 2022 mengindikasikan pasar saham masih ada potensi menguat dan menarik bagi investor.
Tren Bunga Bakal Naik, Reksadana Apa yang Paling Menarik?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren suku bunga diprediksi bakal naik seiring keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed mengerek suku bunga. Potensi kenaikan bunga ini juga akan mempengaruhi kinerja reksadana. Sejauh ini, kepercayaan investor asing maupun lokal terhadap pemulihan ekonomi Indonesia masih tinggi. Infovesta Utama menyebut, faktor-faktor pendorong kepercayaan investor tersebut di antaranya kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19, cadangan devisa yang masih terjaga, angka inflasi sesuai perkiraan dan stabilnya nilai tukar rupiah di level Rp 14.360 per dollar AS. Faktor pendorong lainnya adalah terjadinya lonjakan harga komoditas sehingga menyebabkan harga saham di sektor batubara mengalami penguatan akibat konflik Rusia-Ukraina. Selain itu, tercatat akumulasi net buy yang terjadi sepanjang tahun 2022 mengindikasikan pasar saham masih ada potensi menguat dan menarik bagi investor.