Tren Digitalisasi, Indonesia Gadai Oke Ungkap Kantor Cabang Masih Penting



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesia Gadai Oke menilai keberadaan kantor cabang masih memiliki peran penting bagi industri pergadaian, meski tren digitalisasi terus meningkat.

Direktur PT Indonesia Gadai Oke Danioko Sastra Sembiring mengatakan hal itu tak terlepas dari sejumlah faktor.

Dia menjelaskan bisnis pergadaian memiliki karakteristik yang unik, yaitu adanya interaksi fisik dalam penyerahan dan pemeriksaan barang jaminan. 


"Hal itu tentu tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh sistem digital," katanya kepada Kontan, Minggu (3/5/2026).

Baca Juga: Fauzi Arfan Resmi Jadi Ketua Umum AASI, Gantikan Rudy Kamdani

Selain itu, Danioko menyebut dalam proses penyimpanan barang jaminan juga sudah pasti membutuhkan gudang yang sesuai standar ditetapkan oleh regulator. Oleh karena itu, dia mengatakan pihaknya masih akan menambah kantor cabang ke depannya.

"Tentu ke depannya, kami tetap memiliki rencana ekspansi cabang, tetapi dengan pendekatan yang lebih selektif dan berbasis kebutuhan pasar. 

Danioko mengatakan, perusahaan juga akan mengombinasikannya dengan strategi digital, sehingga pertumbuhan tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dari sisi layanan. Saat ini, dia menerangkan Indonesia Gadai Oke telah memiliki 10 kantor cabang.

Sementara itu, Indonesia Gadai Oke akan menerapkan sejumlah strategi guna mendorong kinerja transaksi gadai secara keseluruhan pada tahun ini.

Danioko menyebut, pihaknya akan mengupayakan ekspansi selektif, penguatan produk gadai produktif, dan peningkatan kualitas layanan. 

"Ditambah, terus mengembangkan efisiensi dan efektifitas di setiap lini usaha," ucap Danioko. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News