KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren perjalanan wisata domestik selama periode libur sekolah 2026 menunjukkan adanya pergeseran preferensi. Wisatawan mulai melirik destinasi alternatif, di tengah dominasi kota-kota utama. Perusahaan teknologi akomodasi global, PRISM, mengungkapkan bahwa Surakarta (Solo) dan Malang menjadi dua kota dengan pertumbuhan pemesanan akomodasi tertinggi secara tahunan. Business Head SEAME & LATAM PRISM, Pawas Sharma, mengatakan tren ini mencerminkan perubahan perilaku wisatawan di kawasan Asia Tenggara.
“Perjalanan domestik kini menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan industri hospitality di Asia Tenggara. Permintaan mulai menyebar ke kota-kota dengan potensi wisata yang terus berkembang,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (24/7/2026). Menurutnya, pergeseran ini membuka peluang bagi pelaku industri untuk menghadirkan pilihan akomodasi yang lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan wisatawan.
Baca Juga: Kejar Permintaan Liburan, Pelita Air Tawarkan Potongan Tiket hingga Rp 360.000 Tren tersebut juga sejalan dengan berbagai upaya pemerintah dalam mendorong pergerakan wisatawan nusantara. Beberapa di antaranya melalui pemberian insentif transportasi senilai Rp190,5 miliar, penyediaan puluhan paket wisata, serta kampanye Liburan Cara Baru #DiIndonesiaAja. Meski demikian, data PRISM menunjukkan bahwa kota-kota utama masih mendominasi permintaan akomodasi. DKI Jakarta tetap menjadi wilayah dengan jumlah pemesanan tertinggi, diikuti oleh Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Country Head PRISM Indonesia, Abhijeet Singh, mengatakan periode libur sekolah menjadi momentum penting untuk melihat perubahan pola perjalanan masyarakat. “Meskipun Jakarta tetap menjadi kota dengan pemesanan tertinggi, pertumbuhan kuat di Solo dan Malang menunjukkan wisatawan semakin tertarik mengeksplorasi destinasi baru,” ujarnya.
Baca Juga: Bisnis Rental Kendaraan Tetap Prospektif, Okupansi Armada Tembus 90% saat Liburan Selain wisata, aktivitas perjalanan bisnis juga tetap tumbuh selama periode libur sekolah. Bandar Lampung tercatat sebagai kota dengan jumlah pemesanan dan pertumbuhan tertinggi pada segmen perjalanan bisnis. Sementara itu, pada kategori perjalanan wisata (leisure), Solo mencatat kinerja tertinggi baik dari sisi jumlah pemesanan maupun pertumbuhan.
Dari sisi akomodasi, properti yang berlokasi strategis dan dekat pusat aktivitas masih menjadi pilihan utama wisatawan. Mayoritas properti dengan tingkat pemesanan tertinggi selama periode ini berlokasi di Jakarta, mencerminkan peran kota tersebut sebagai pusat mobilitas. PRISM menilai lanskap perjalanan domestik Indonesia terus berkembang seiring semakin beragamnya pilihan destinasi. Ke depan, perusahaan akan memperkuat jaringan akomodasi baik di kota utama maupun destinasi yang tengah bertumbuh guna mengakomodasi permintaan yang terus meningkat.
Baca Juga: Bidik Momentum Belanja Kebutuhan Liburan Sekolah, Begini Strategi Blibli Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News