KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Budi Gadai Indonesia asal Sumatera Utara (Sumut) menyebut, tren masyarakat yang mulai menggunakan tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat memengaruhi minat masyarakat terhadap layanan gadai. Terutama, ketika kebutuhan dana meningkat, sedangkan pendapatan atau tabungan yang tersedia terbatas. "Dalam kondisi tersebut, gadai dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh dana tunai dengan tetap mempertahankan kepemilikan atas asetnya," ujar Direktur PT Budi Gadai Indonesia Budiarto Sembiring kepada Kontan, Jumat (18/9/2026). Namun, Budiarto melihat, fenomena itu tidak serta-merta menjadi satu-satunya faktor yang menentukan peningkatan transaksi gadai. Sebab, minat gadai juga dipengaruhi oleh kebutuhan dana, kondisi ekonomi, karakteristik nasabah, serta kemudahan akses terhadap layanan pergadaian.
Tren Makan Tabungan Bisa Pengaruhi Minat Masyarakat terhadap Layanan Gadai
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Budi Gadai Indonesia asal Sumatera Utara (Sumut) menyebut, tren masyarakat yang mulai menggunakan tabungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dapat memengaruhi minat masyarakat terhadap layanan gadai. Terutama, ketika kebutuhan dana meningkat, sedangkan pendapatan atau tabungan yang tersedia terbatas. "Dalam kondisi tersebut, gadai dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh dana tunai dengan tetap mempertahankan kepemilikan atas asetnya," ujar Direktur PT Budi Gadai Indonesia Budiarto Sembiring kepada Kontan, Jumat (18/9/2026). Namun, Budiarto melihat, fenomena itu tidak serta-merta menjadi satu-satunya faktor yang menentukan peningkatan transaksi gadai. Sebab, minat gadai juga dipengaruhi oleh kebutuhan dana, kondisi ekonomi, karakteristik nasabah, serta kemudahan akses terhadap layanan pergadaian.