Tren pasar mobil bekas mulai pulih, Garasi.id beri promo keringanan DP



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi yang belum berakhir sejak awal Maret tahun ini telah mempengaruhi berbagai industri. Berdasarkan data terbaru yang dirilis pemerintah, terlihat penularan virus corona masih terjadi dengan penambahan pasien di atas 3.000 orang dalam sehari. Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 hingga Rabu (11/11/2020) memperlihatkan adanya 3.770 kasus baru Covid-19. Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 448.118 orang.

Dikarenakan pandemi yang melanda hampir sepanjang tahun 2020, banyak sektor yang pada akhirnya harus menghadapi lesunya ekonomi. Namun seiring dengan berjalannya waktu, beberapa sektor bisnis mulai berangsur pulih termasuk industri mobil bekas.

Menurut data riset yang dilakukan oleh Inventure, sebanyak 55,6% dari 627 responden mengatakan bahwa mereka akan memilih membeli mobil second dengan alasan kondisi ekonomi yang belum pasti akibat Covid-19. Saat ini, masyarakat masih dalam fase economy recovery, oleh karena itu, mobil pre-owned akan menjadi solusi terbaik dan akan kian diminati di masa pandemi. 


Baca Juga: BMW Astra Used Car siapkan Rp 100 Miliar untuk beli BMW bekas

Hal tersebut juga sejalan dengan data dari Garasi.id yang mencatat sejak bulan Mei - September 2020 mulai terjadi peningkatan penjualan mobil bekas di Garasi.id sebesar 135%. Melihat data tersebut, bisa dibilang pasar mobil bekas perlahan mulai pulih di semester kedua hingga menuju akhir tahun.

‘Walaupun sempat timbul usulan wacana pajak mobil baru 0% beberapa waktu lalu, kondisi konsumen sudah mulai pulih dan mulai mencari mobil pre-owned. Terbukti adanya kenaikan sebesar 40,86% jumlah pengunjung ke website Garasi.id selama periode Agustus hingga awal November kemarin. Bisa dikatakan bahwa konsumen sudah kembali mencari mobil pre-owned yang sebelumnya sempat tertunda” ujar Andreas Panji, Marketing Manager Garasi.id dalam keterangannya, Senin (23/11).

Perlu ditekankan kembali bahwa, mobil dinilai menjadi sarana transportasi paling aman saat hendak melakukan aktivitas di masa pandemi seperti ini. Beberapa waktu silam, Doni Monardo selaku Ketua Satuan (Satgas) Penangan Covid-19 mengatakan bahwa 62% dari 944 pasien yang dirawat di Wisma Atlet pada bulan September lalu merupakan pengguna transportasi umum. Walaupun protokol sudah diberlakukan, transportasi umum justru menyumbang persentase terbesar pasien yang dirawat di Wisma Atlet.

Baca Juga: Harga mobil Terios, XL-7, BRV, Rush, sedang murah, diskon hingga Rp 25 juta

Selain itu, seorang ahli mikrobiologi dari University of Arizona Charles Gerba mengungkapkan kemungkinan penularan virus Covid-19 lebih tinggi ketika orang menggunakan transportasi umum dibanding kendaraan pribadi. Oleh karena itu, mobil menjadi salah satu transportasi yang wajib dimiliki karena dinilai paling aman. 

Editor: Tendi Mahadi