Trenggono Pensiun Dini dari TNI Setelah Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mayor Jenderal TNI Trenggono menyatakan telah mengajukan pensiun dini dari dinas militer setelah ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Pernyataan tersebut disampaikannya menjelang pelantikan resmi sebagai bagian dari Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Selasa (8/6/2026).

Keputusan Trenggono untuk meninggalkan karier militernya dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk dirinya sebagai salah satu pimpinan baru di BGN. Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas di lembaga yang bertanggung jawab terhadap program dan kebijakan gizi nasional.


Saat ditemui awak media, Trenggono memastikan statusnya sebagai prajurit aktif telah berakhir melalui mekanisme pensiun dini.

“Sudah (mundur dari TNI),” katanya.

Ia juga membantah adanya arahan khusus dari Presiden Prabowo terkait pengunduran dirinya dari institusi militer. Menurut Trenggono, keputusan tersebut murni berasal dari dirinya sendiri sebagai konsekuensi atas jabatan baru yang diembannya.

Baca Juga: SPKS: Harga TBS Sawit Petani Sudah Mulai Naik, Tapi Belum Normal

“Tidak disuruh mundur. Jadi saya pensiun dini, kesediaan saya,” terang Trenggono.

Perombakan Pimpinan Badan Gizi Nasional

Penunjukan Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN merupakan bagian dari perombakan jajaran pimpinan lembaga tersebut yang dilakukan Presiden Prabowo. Sebelumnya, Presiden memutuskan mengganti Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN.

Selain itu, dua Wakil Kepala BGN sebelumnya, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya, juga turut diberhentikan dari jabatannya.

Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara posisi wakil kepala diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono.

Perubahan kepemimpinan tersebut menjadi sorotan publik karena terjadi di tengah proses hukum yang menjerat sejumlah pejabat lama BGN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News