KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) mencatatkan peningkatan produksi tandan buah segar (TBS) dan
crude palm oil (CPO) sepanjang 2025. Produksi TBS inti dan plasma perseroan masing-masing naik 3% dan 17% secara tahunan sepanjang 2025. Sepanjang 2025, produksi TBS inti sebanyak 3,04 juta ton, naik 3%
year on year (YoY) dari 2,94 juta ton di 2024. Sementara, produksi TBS plasma 384.000 ton, naik 17% YoY dari 330.000 ton di 2024.
“Produksi (TBS) Inti dan Plasma perseroan di tahun 2025 naik 3% dan naik 17% dibandingkan 2024 seiring dengan dukungan iklim yang kondusif dan umur tanaman yang berada pada usia produktif,” kata manajemen TAPG dalam keterbukaan informasi, 17 Maret 2026.
Baca Juga: Menguat Terbatas ke Rp 16.904, Rupiah Berpotensi Kembali Tertekan Sentimen Global Per Desember 2025, TAPG punya 159.707 hektar lahan dengan 82,7% tanaman menghasilkan optimal di usia 7-20 tahun. Lalu, tanaman menghasilkan muda (4-6 tahun) sebanyak 4,4%, tanaman menghasilkan tua (di atas 20 tahun) 6%, dan tanaman belum menghasilkan (0-3 tahun) 6,9%. Peningkatan TBS yang diolah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) perseroan naik 3% di tahun 2025 ke 4,08 juta ton lantaran ada peningkatan produksi, baik dari inti maupun plasma. Total PKS perseroan pada tahun 2025 berjumlah 18 unit dengan kapasitas terpasang 995 ton/jam. “Mulai tahun 2026, perseroan berencana untuk membangun 1 PKS dengan kapasitas 30-45 ton/Jam,” ungkap manajemen. Produksi
Crude Palm Oil (CPO) perseroan mengalami peningkatan 4% ke 953 ribu ton sepanjang 2025. Ini seiring dengan peningkatan TBS olah khususnya dari Internal dan peningkatan
Oil Extraction Rate (OER) sebesar 0,2 ppts. Sementara, produksi palm kernel naik 5% YoY menjadi 202.000 ton sepanjang 2025.
Di tahun 2026, TAPG menargetkan produksi CPO naik 8% YoY menjadi 1,01 juta ton di tahun 2026. Produksi palm kernel ditargetkan naik 4% ke 210.000 ton dan produksi TBS olah PKS naik 5% YoY menjadi 4,30 juta ton di tahun 2026.
Baca Juga: Harga Emas Tertekan Saat Minyak Menguat, Begini Proyeksi Harga ke Depan Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News