TRON Gandeng Aulton Garap Teknologi Tukar Baterai Mobil Listrik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON) menjajaki kolaborasi dengan Aulton New Energy Automotive Technology Co., Ltd. (Aulton) untuk mengembangkan teknologi pertukaran baterai (battery swapping) bagi armada kendaraan listrik komersial di Indonesia.

Kolaborasi ini menggabungkan kemampuan TRON dalam membangun ekosistem dan mengintegrasikan layanan dengan teknologi pertukaran serta pengelolaan baterai milik Aulton.

Fokus kerja sama tersebut menyasar operator armada komersial, khususnya sektor angkutan penumpang dan barang. Segmen ini membutuhkan solusi pengisian energi yang cepat untuk menjaga tingkat utilisasi kendaraan sekaligus menekan waktu henti operasional.


Bagi operator armada, waktu kendaraan berada di jalan berkaitan langsung dengan produktivitas dan potensi pendapatan. Karena itu, durasi pengisian baterai menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik untuk kegiatan komersial.

Baca Juga: TKDN Kendaraan Listrik Naik Jadi 60% pada 2027, Industri Baterai Didorong

Melalui teknologi battery swapping, baterai kendaraan yang dayanya menipis dapat ditukar dengan baterai siap pakai di stasiun khusus. Proses pertukaran dilakukan secara otomatis dan diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 1–2 menit.

Skema ini memungkinkan kendaraan kembali beroperasi tanpa harus menunggu pengisian daya yang dapat memakan waktu berjam-jam. Dengan demikian, operator berpeluang meningkatkan waktu operasional kendaraan dan mengoptimalkan penggunaan armada.

Sistem tersebut juga dilengkapi pemantauan digital untuk mengawasi kondisi baterai, mengelola siklus pemakaian, serta memantau operasional stasiun pertukaran. Aspek ini diperlukan untuk menjaga keamanan dan konsistensi layanan.

“Armada komersial membutuhkan solusi kendaraan listrik yang mampu mengikuti ritme operasional bisnis. Melalui kolaborasi dengan Aulton, kami ingin membangun ekosistem yang menghubungkan infrastruktur energi dan pengelolaan armada agar kendaraan dapat lebih lama melayani pelanggan, mengurangi waktu henti, dan memberikan nilai ekonomi bagi operator,” ujar David Santoso, Direktur Utama TRON dalam keterangannya, Minggu (8/11/2026).

Baca Juga: IBC Targetkan Bisnis Daur Ulang Baterai Kendaraan Listrik Mulai 2030

Dalam kerja sama ini, Aulton menyumbangkan pengalaman dalam pengembangan teknologi pertukaran baterai otomatis dan manajemen baterai. Adapun TRON bertanggung jawab mengembangkan ekosistem lokal serta mengintegrasikan layanan agar sesuai dengan kebutuhan operator armada di Indonesia.

Kedua perusahaan menilai teknologi tersebut dapat memberikan fleksibilitas dalam pengaturan jadwal kendaraan, terutama untuk armada yang melayani perjalanan berulang sepanjang hari. Operator juga diharapkan dapat merencanakan kebutuhan energi secara lebih terukur.

Ke depan, TRON dan Aulton menargetkan pengembangan ekosistem yang mengintegrasikan stasiun pertukaran baterai, pengelolaan energi, dan kebutuhan operasional armada komersial. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas penggunaan kendaraan listrik di sektor transportasi komersial. 

Namun, implementasinya akan bergantung pada kesiapan infrastruktur, ketersediaan baterai, serta kesesuaian teknologi dengan kebutuhan operasional armada di pasar domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News