KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dijadwalkan bertemu pada hari Rabu dengan para pemimpin perusahaan teknologi besar, termasuk Google, Meta, dan OpenAI, untuk meresmikan komitmen baru yang bertujuan melindungi konsumen dari kenaikan biaya listrik akibat pesatnya pembangunan pusat data yang membutuhkan energi tinggi. Gedung Putih menyatakan, “Ratepayer Protection Pledge” atau “Janji Perlindungan Konsumen Listrik” yang diumumkan Trump dalam pidato State of the Union, akan mendorong perusahaan teknologi untuk mengambil langkah-langkah yang memastikan pertumbuhan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) tidak berdampak pada kenaikan tagihan listrik rumah tangga maupun usaha kecil. “Janji perlindungan konsumen listrik Presiden Trump akan menghadirkan energi yang lebih terjangkau, andal, dan aman bagi masyarakat Amerika serta membantu menahan kenaikan harga listrik yang mulai terjadi pada pemerintahan sebelumnya,” kata Menteri Energi Chris Wright dalam pernyataannya.
Trump Akan Bertemu Pemimpin Perusahaan Teknologi Besar, Bahas Apa?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dijadwalkan bertemu pada hari Rabu dengan para pemimpin perusahaan teknologi besar, termasuk Google, Meta, dan OpenAI, untuk meresmikan komitmen baru yang bertujuan melindungi konsumen dari kenaikan biaya listrik akibat pesatnya pembangunan pusat data yang membutuhkan energi tinggi. Gedung Putih menyatakan, “Ratepayer Protection Pledge” atau “Janji Perlindungan Konsumen Listrik” yang diumumkan Trump dalam pidato State of the Union, akan mendorong perusahaan teknologi untuk mengambil langkah-langkah yang memastikan pertumbuhan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) tidak berdampak pada kenaikan tagihan listrik rumah tangga maupun usaha kecil. “Janji perlindungan konsumen listrik Presiden Trump akan menghadirkan energi yang lebih terjangkau, andal, dan aman bagi masyarakat Amerika serta membantu menahan kenaikan harga listrik yang mulai terjadi pada pemerintahan sebelumnya,” kata Menteri Energi Chris Wright dalam pernyataannya.
TAG: