Trump Akan Isi Kembali Cadangan Minyak Strategis AS dengan Minyak Venezuela



KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan minyak dari kesepakatan terbaru dengan Venezuela akan digunakan untuk mengisi kembali Strategic Petroleum Reserve (SPR) atau cadangan minyak strategis AS.

Trump menyampaikan rencana tersebut pada Minggu (30/8/2026), setelah AS dan Venezuela mencapai kesepakatan yang bertujuan menghidupkan kembali industri minyak Venezuela yang mengalami tekanan dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: AS Disebut Bakal Ambil Saham 35% Perusahaan Energi Milik Pengusaha Venezuela


Melalui unggahan di media sosial, Trump mengatakan proses pengisian kembali cadangan minyak strategis AS akan segera dimulai.

Ia menyebut, minyak Venezuela tersebut sebagai “hadiah dari Venezuela untuk rakyat Amerika Serikat”.

Namun, belum diketahui seberapa cepat kesepakatan dengan Venezuela dapat memasok minyak ke SPR maupun memberikan dampak langsung terhadap harga bahan bakar bagi konsumen AS.

Pasalnya, kesepakatan yang diumumkan Trump pada Jumat (28/8/2026) tersebut ditujukan untuk memulihkan industri minyak Venezuela.

Industri tersebut membutuhkan investasi dan perbaikan infrastruktur yang signifikan sebelum produksi minyak dapat meningkat secara substansial.

Baca Juga: Trump Bentuk Akademi Antariksa AS, Cetak Astronaut dan Insinyur Masa Depan

Cadangan Minyak AS Mendekati Level Terendah

Rencana tersebut muncul ketika persediaan minyak dalam SPR AS berada di level yang sangat rendah.

Berdasarkan data per 21 Agustus 2026, SPR menampung sekitar 290 juta barel minyak, mendekati level terendah dalam 44 tahun.

Cadangan tersebut telah terkuras dalam beberapa tahun terakhir setelah pemerintah AS melakukan pelepasan stok untuk merespons berbagai gangguan pasokan minyak global dan kenaikan harga bahan bakar.

Pelepasan cadangan dilakukan baik pada masa pemerintahan Presiden Joe Biden maupun Trump, antara lain sebagai respons terhadap invasi Rusia ke Ukraina dan konflik dengan Iran.

Baca Juga: Singapura Akan Lelang Barang-Barang Sitaan Kasus Pencucian Uang

Pengisian kembali SPR menjadi salah satu perhatian pemerintah AS untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan kemampuan menghadapi gangguan pasokan minyak global di masa mendatang.

Meski demikian, pasokan minyak dari Venezuela kemungkinan membutuhkan waktu sebelum dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap SPR.

Peningkatan produksi Venezuela akan bergantung pada investasi, pemulihan fasilitas produksi, serta kesiapan infrastruktur industri minyak negara tersebut.