KONTAN.CO.ID - DUBAI. Iran menyatakan tetap membuka jalur komunikasi dengan Amerika Serikat (AS) di tengah tekanan Presiden AS Donald Trump yang tengah mempertimbangkan respons atas tindakan keras aparat Iran terhadap gelombang demonstrasi mematikan di negara tersebut. Pernyataan itu disampaikan ketika unjuk rasa di Iran berkembang menjadi salah satu tantangan terbesar bagi rezim ulama sejak Revolusi Islam 1979. Demonstrasi yang awalnya dipicu lonjakan harga kini berubah menjadi tuntutan terbuka untuk menjatuhkan pemerintahan. Trump mengatakan AS kemungkinan akan bertemu pejabat Iran dan mengklaim telah menjalin kontak dengan kelompok oposisi. Ia juga mengisyaratkan opsi tindakan keras, termasuk kemungkinan aksi militer, sebagai respons atas kekerasan terhadap demonstran.
Trump Ancam Lakukan Intervensi, Iran Klaim Jalur Komunasi dengan AS Tetap Terbuka
KONTAN.CO.ID - DUBAI. Iran menyatakan tetap membuka jalur komunikasi dengan Amerika Serikat (AS) di tengah tekanan Presiden AS Donald Trump yang tengah mempertimbangkan respons atas tindakan keras aparat Iran terhadap gelombang demonstrasi mematikan di negara tersebut. Pernyataan itu disampaikan ketika unjuk rasa di Iran berkembang menjadi salah satu tantangan terbesar bagi rezim ulama sejak Revolusi Islam 1979. Demonstrasi yang awalnya dipicu lonjakan harga kini berubah menjadi tuntutan terbuka untuk menjatuhkan pemerintahan. Trump mengatakan AS kemungkinan akan bertemu pejabat Iran dan mengklaim telah menjalin kontak dengan kelompok oposisi. Ia juga mengisyaratkan opsi tindakan keras, termasuk kemungkinan aksi militer, sebagai respons atas kekerasan terhadap demonstran.