Trump: AS Akan Hantam Iran 20 Kali Lebih Keras Jika Tutup Selat Hormuz



KONTAN.CO.ID - Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan menyerang Iran jauh lebih keras jika Teheran menghentikan aliran minyak melalui Selat Hormuz.

Dalam pernyataan di media sosial pada Senin (9/3/2026), Trump menegaskan Washington tidak akan mentoleransi gangguan terhadap jalur pelayaran energi paling penting di dunia tersebut.

Baca Juga: Siapa yang Akan Menyerah Lebih Dulu di Perang Iran, Teheran atau Washington?


“Jika Iran melakukan sesuatu yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dihantam oleh Amerika Serikat dua puluh kali lebih keras dari serangan yang telah mereka terima sejauh ini,” tulis Trump.

Ia juga memperingatkan bahwa AS dapat menargetkan berbagai fasilitas yang dinilai rentan untuk dihancurkan.

“Selain itu, kami akan menghancurkan target-target yang mudah diserang yang akan membuat Iran hampir mustahil untuk membangun kembali sebagai sebuah negara,” lanjut Trump.

Trump menambahkan bahwa skenario tersebut diharapkan tidak terjadi, meskipun ia menegaskan Washington siap mengambil tindakan keras.

Baca Juga: Harga Minyak Brent Anjlok Lebih dari 7% ke US$ 91,71 Per Barel di Pagi Ini (10/3)

“Namun saya berharap dan berdoa hal itu tidak terjadi,” katanya.

Selat Hormuz merupakan jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dunia setiap harinya, menjadikannya salah satu titik paling krusial bagi pasokan energi global.