KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana mengurangi sebagian tarif atas produk baja dan aluminium, menurut laporan Financial Times pada Jumat (13/2/2026), yang mengutip sumber-sumber terkait. Pejabat di Departemen Perdagangan dan Kantor Perwakilan Dagang AS menilai tarif tersebut telah membebani konsumen dengan menaikkan harga berbagai produk, termasuk loyang pai serta kaleng makanan dan minuman.
Baca Juga: Harga LNG Asia Melemah Tipis Jelang Libur Tahun Baru Imlek Tekanan Biaya Hidup Isu biaya hidup menjadi perhatian utama menjelang pemilu sela (midterm) November mendatang. Jajak pendapat Reuters/Ipsos terbaru menunjukkan hanya 30% warga Amerika menyetujui penanganan Trump terhadap kenaikan biaya hidup, sementara 59% menyatakan tidak puas. Sentimen ini disebut mendorong peninjauan ulang kebijakan tarif yang sebelumnya diberlakukan hingga 50% untuk impor baja dan aluminium. Selama ini, Trump kerap menggunakan tarif sebagai alat negosiasi dengan berbagai mitra dagang.
Baca Juga: Inflasi AS Naik Lebih Lambat pada Januari, The Fed Berpeluang Tahan Suku Bunga Pasar Bereaksi Saham produsen baja dan aluminium AS melemah pada awal perdagangan. Nucor dan Steel Dynamics masing-masing turun sekitar 5%, sementara Cleveland-Cliffs merosot 7%. Di sektor aluminium, Century Aluminum anjlok 12% dan Alcoa turun 5%. Harga aluminium acuan di London Metal Exchange (LME) juga menyentuh level terendah dalam sepekan setelah laporan tersebut. Pembeli aluminium di AS sebelumnya harus membayar premi rekor di atas harga LME untuk mendapatkan pasokan fisik.
Baca Juga: Perkuat Pertahanan Hadapi Rusia, Inggris Tingkatkan Belanja Rudal Jarak Jauh Tinjau Ulang Daftar Produk Menurut laporan FT, pemerintah AS kini tengah meninjau daftar produk terdampak tarif dan berencana memberikan pengecualian untuk sejumlah barang. Selain itu, perluasan daftar tarif akan dihentikan dan diganti dengan penyelidikan keamanan nasional yang lebih terarah terhadap produk tertentu. Gedung Putih dan Departemen Perdagangan belum memberikan tanggapan resmi atas laporan tersebut.
Sebelumnya, Departemen Perdagangan AS telah menaikkan tarif baja dan aluminium terhadap lebih dari 400 produk, termasuk turbin angin, derek bergerak, peralatan rumah tangga, buldoser, gerbong kereta, sepeda motor, mesin kelautan, furnitur, serta berbagai alat berat lainnya. Trump baru-baru ini juga menyoroti rekam jejak ekonominya dalam pidato di Detroit, dengan menekankan komitmennya memperkuat manufaktur domestik dan meredam kekhawatiran publik atas tingginya harga barang konsumsi.