Trump Bersumpah Bebaskan Selat Hormuz dari Iran, Minta Bantuan Kirim Kapal Perang



KONTAN.CO.ID - JAKARTA — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan komitmennya untuk membuka dan mengamankan jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz yang menurutnya terancam oleh tindakan Iran. Pernyataan keras tersebut disampaikan Trump melalui unggahan di akun media sosial resminya.

Dalam pernyataan itu, Trump menegaskan bahwa banyak negara yang terdampak oleh potensi penutupan Selat Hormuz akan mengirimkan kapal perang untuk bergabung dengan armada Amerika Serikat dalam menjaga jalur tersebut tetap terbuka dan aman.

Menurut Trump, negara-negara yang sangat bergantung pada jalur perdagangan energi di kawasan itu, seperti China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris diharapkan ikut mengirimkan kapal perang untuk memastikan selat tersebut tidak lagi menjadi ancaman bagi perdagangan global.

Dua Kapal Pertamina Lolos dari Selat Hormuz! BBM Indonesia Dipastikan Aman
© 2026 Konten oleh Kontan

Trump juga mengklaim bahwa kemampuan militer Iran telah dihancurkan sepenuhnya. Namun, ia menilai Teheran masih memiliki potensi melakukan gangguan di jalur laut tersebut melalui serangan terbatas.

Menurut Trump, Iran masih bisa menggunakan drone, menebar ranjau laut, atau meluncurkan rudal jarak pendek di sepanjang jalur pelayaran strategis tersebut meskipun telah mengalami kekalahan besar.

“Banyak negara, terutama yang terdampak oleh upaya Iran menutup Selat Hormuz, akan mengirimkan kapal perang bersama Amerika Serikat untuk menjaga agar selat tersebut tetap terbuka dan aman,” tulis Trump.

Baca Juga: Iran Menantang, Trump Ancam Targetkan Pusat Ekspor Minyak Kharg Island

Ia juga menegaskan bahwa militer Amerika Serikat siap mengambil langkah agresif untuk mengamankan kawasan itu, termasuk melakukan pemboman besar-besaran terhadap garis pantai Iran serta menembak kapal-kapal Iran yang dianggap mengancam jalur pelayaran internasional.

Trump menekankan bahwa Washington akan memastikan Selat Hormuz tetap terbuka bagi perdagangan global.

“Dengan satu atau lain cara, kita akan segera membuka, mengamankan, dan membebaskan Selat Hormuz,” tulisnya.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling vital di dunia. Sekitar seperlima perdagangan minyak global melewati perairan sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab tersebut.

Baca Juga: Trump Ancam Hantam Iran Lebih Keras Pekan Depan, Selat Hormuz Kian Mencekam

Ketegangan di kawasan ini selama bertahun-tahun sering memicu kekhawatiran pasar energi global karena potensi gangguan terhadap pasokan minyak dunia.

Pernyataan Trump tersebut kembali menegaskan meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, terutama terkait kontrol jalur pelayaran yang menjadi urat nadi perdagangan energi internasional.