KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuka peluang tercapainya kesepakatan dagang baru dengan Kanada di tengah ketegangan perdagangan antara kedua negara. Rencana kesepakatan tersebut juga berpotensi mencakup pembangunan kembali proyek pipa minyak Keystone XL yang sebelumnya dibatalkan pemerintahan Joe Biden. Trump mengatakan, pemerintah AS telah memiliki konsep kesepakatan yang dinilai menguntungkan kedua negara, terutama bagi sektor pertanian dan perekonomian AS.
Baca Juga: Kanada Balas Tarif Trump, Perang Dagang dengan AS Kian Memanas "Kami memiliki konsep kesepakatan yang akan sangat baik bagi petani dan negara kami," ujar Trump kepada wartawan di Dubuque, Iowa, Minggu (1/11/2026). Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump kembali berbicara dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney. Sebelumnya, Carney menyebut percakapan kedua pemimpin berlangsung positif dan menjadi kelanjutan dari pembahasan konstruktif mengenai kerangka kesepakatan dagang yang saling menguntungkan. Melalui unggahan di media sosial X, Carney mengatakan, kesepakatan tersebut diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan keterjangkauan biaya hidup, serta tetap menghormati bahasa, budaya, dan kedaulatan Kanada. Kedua negara kini akan melanjutkan pembahasan melalui tim masing-masing dalam beberapa pekan ke depan untuk mewujudkan kesepakatan tersebut.
Baca Juga: Trump Buka Peluang Pertemuan dengan Xi dan Putin Bulan Depan, Bahas Senjata Nuklir Salah satu poin yang disebut Trump masuk dalam cakupan pembicaraan adalah proyek pipa minyak Keystone XL. Proyek yang dirancang untuk mengalirkan minyak dari Kanada ke AS itu sebelumnya dibatalkan oleh Presiden Joe Biden pada 2021. Trump mengatakan, Kanada akan membiayai pembangunan pipa tersebut. Sementara itu, pemerintah AS akan memberikan jalur pembangunan yang sebagian besar sudah ditentukan. "Mereka akan membangun pipa Keystone. Mereka yang akan membayarnya," kata Trump. Meski demikian, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai detail kesepakatan maupun kelanjutan proyek tersebut. Kantor Carney juga belum memberikan tanggapan atas pernyataan Trump terkait Keystone XL.
Pembicaraan dagang ini berlangsung setelah AS dan Kanada saling memberlakukan tarif bernilai miliaran dolar AS dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Trump Sebut Sengketa Tarif AS-Kanada Segera Selesai, Belum Ada Rincian Ketegangan perdagangan tersebut turut menjadi perhatian di sejumlah negara bagian AS yang berbatasan dengan Kanada, seperti Michigan dan Maine, menjelang pemilihan paruh waktu AS pada Selasa (3/11). Pekan lalu, Trump juga menyatakan kesepakatan dagang dengan Kanada akan segera tercapai. Namun, Kanada sebelumnya mengakui kemajuan negosiasi masih terbatas, meskipun kedua negara telah berupaya meredakan tarif untuk produk baja dan otomotif.