KONTAN.CO.ID - DAVOS. Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menggeser strategi tekanannya terhadap Eropa. Setelah berminggu-minggu mengancam akan mengenakan tarif impor ke negara-negara sekutu NATO, Trump kini menarik rem dan menawarkan apa yang ia sebut sebagai kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland dan kawasan Arktik. Langkah ini menandai perubahan taktik Washington, dari ancaman perang dagang menjadi diplomasi berbasis kepentingan sumber daya dan keamanan. Trump mengklaim pembicaraannya dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Swiss menghasilkan fondasi kesepakatan baru. Meski detailnya minim, satu hal cukup jelas adalah kepentingan utama AS bukan sekadar soal geopolitik, melainkan akses ke cadangan mineral strategis Greenland, terutama mineral tanah jarang yang krusial bagi industri teknologi, kendaraan listrik, dan pertahanan.
Trump Buru Mineral Greenland, Tarif Ditahan
KONTAN.CO.ID - DAVOS. Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menggeser strategi tekanannya terhadap Eropa. Setelah berminggu-minggu mengancam akan mengenakan tarif impor ke negara-negara sekutu NATO, Trump kini menarik rem dan menawarkan apa yang ia sebut sebagai kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland dan kawasan Arktik. Langkah ini menandai perubahan taktik Washington, dari ancaman perang dagang menjadi diplomasi berbasis kepentingan sumber daya dan keamanan. Trump mengklaim pembicaraannya dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Swiss menghasilkan fondasi kesepakatan baru. Meski detailnya minim, satu hal cukup jelas adalah kepentingan utama AS bukan sekadar soal geopolitik, melainkan akses ke cadangan mineral strategis Greenland, terutama mineral tanah jarang yang krusial bagi industri teknologi, kendaraan listrik, dan pertahanan.
TAG: