KONTAN.CO.ID - Pada Minggu (12/4/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan harga minyak dan bensin kemungkinan akan tetap tinggi hingga pemilu paruh waktu (midterm) pada November. Ini merupakan sebuah pengakuan yang jarang ia sampaikan mengenai potensi dampak politik dari keputusannya menyerang Iran enam minggu lalu. “Bisa saja, atau tetap sama, atau mungkin sedikit lebih tinggi, tetapi seharusnya berada di kisaran yang sama,” kata Trump, yang sedang berada di Miami pada akhir pekan ini, kepada acara Fox News “Sunday Morning Futures With Maria Bartiromo” ketika ditanya apakah biaya minyak dan gas akan lebih rendah pada musim gugur. Data Reuters menunjukkan, harga rata-rata bensin reguler di SPBU Amerika Serikat telah melampaui US$ 4 per galon selama sebagian besar bulan April, menurut data dari GasBuddy. Pernyataan Trump pada hari Minggu muncul setelah beberapa pekan ia bersikeras bahwa lonjakan harga hanyalah fenomena jangka pendek, meskipun para penasihat utamanya menyadari dampak ekonomi dari perang tersebut, kata sejumlah pejabat.
Trump: Harga Minyak dan Bensin Masih Tetap Mahal hingga November
KONTAN.CO.ID - Pada Minggu (12/4/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan harga minyak dan bensin kemungkinan akan tetap tinggi hingga pemilu paruh waktu (midterm) pada November. Ini merupakan sebuah pengakuan yang jarang ia sampaikan mengenai potensi dampak politik dari keputusannya menyerang Iran enam minggu lalu. “Bisa saja, atau tetap sama, atau mungkin sedikit lebih tinggi, tetapi seharusnya berada di kisaran yang sama,” kata Trump, yang sedang berada di Miami pada akhir pekan ini, kepada acara Fox News “Sunday Morning Futures With Maria Bartiromo” ketika ditanya apakah biaya minyak dan gas akan lebih rendah pada musim gugur. Data Reuters menunjukkan, harga rata-rata bensin reguler di SPBU Amerika Serikat telah melampaui US$ 4 per galon selama sebagian besar bulan April, menurut data dari GasBuddy. Pernyataan Trump pada hari Minggu muncul setelah beberapa pekan ia bersikeras bahwa lonjakan harga hanyalah fenomena jangka pendek, meskipun para penasihat utamanya menyadari dampak ekonomi dari perang tersebut, kata sejumlah pejabat.
TAG: