Trump Kembali Kritik Paus Leo: Dia Harus Paham, Iran Adalah Ancaman Global



KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Iran merupakan ancaman global dan tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Pernyataan ini sekaligus menanggapi sikap pemimpin Gereja Katolik, Pope Leo XIV, yang vokal mengkritik perang di Timur Tengah.

Berbicara di Gedung Putih pada Kamis (16/4), Trump mengatakan Paus bebas menyampaikan pandangannya. Namun, ia menekankan bahwa ada hal mendasar yang harus dipahami terkait bahaya nuklir Iran.


“Paus boleh mengatakan apa yang dia inginkan, tetapi Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Dunia akan berada dalam bahaya besar,” ujar Trump, dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Paus Leo Tiba di Kamerun: Soroti Hak Asasi hingga Kritik Orang Kaya

Trump Kritik Sikap Paus Leo XIV

Dalam beberapa pekan terakhir, Trump berulang kali mengkritik Paus Leo XIV yang menentang perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Bahkan, Trump menilai pemimpin Gereja Katolik tersebut lemah dalam kebijakan luar negeri.

Ia juga mengklaim memiliki peran dalam penunjukan Paus Leo XIV, sekaligus menyayangkan sikapnya yang dinilai terlalu keras mengkritik konflik bersenjata.

Pernyataan Trump ini memicu reaksi luas, termasuk dari kalangan umat Kristiani di Amerika Serikat yang tidak sepakat dengan kritik terhadap Paus.

Baca Juga: Profil Kevin Warsh: Calon Bos The Fed Terkaya Sepanjang Sejarah

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian

Di sisi lain, Paus Leo XIV tetap konsisten menyuarakan perdamaian. Pemimpin Gereja Katolik yang berasal dari Chicago itu sebelumnya mengecam apa yang disebutnya sebagai “kegilaan perang”.

Ia menegaskan akan terus mengkritik konflik yang terjadi, terlepas dari tekanan politik yang datang, termasuk dari Trump.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari. Iran kemudian membalas dengan serangan ke Israel serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.

Rangkaian serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan jutaan lainnya mengungsi.

Baca Juga: Paus Leo Akhirnya Serang Trump, Vatikan Ambil Sikap Tegas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News