Trump: Kesepakatan dagang dengan Jepang buka akses produk AS senilai US$ 7 miliar



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan perincian awal kesepakatan perdagangan antara kedua negara pada Rabu (25/9). Trump mengatakan akan membuka pasar Jepang untuk produk-produk Amerika senilai US$ 7 miliar.

Mengutip Reuters, pasca upacara penandatanganan antara kedua pemimpin negara di sela-sela Majelis Umum PBB, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengatakan bahwa mobil yang merupakan sumber defisit perdagangan terbesar AS dengan Jepang yakni sebesar US$ 67 miliar tidak masuk dalam pengumuman itu. Dia mengatakan Jepang ingin diskusi lebih lanjut tentang masalah ini.

Lighthizer mengatakan, AS tak berniat untuk mengenakan bagian 232 tarif keamanan nasional di Jepang dan kedua belah pihak akan bekerjasama dengan itikad baik, yang bertujuan untuk memulai pembicaraan perjanjian tahap kedua pada April mendatang.


Baca Juga: Begini Isi Pembicaraan Trump dengan Presiden Ukraina yang berujung pemakzulan

Saat upacara penandatanganan dengan Abe, Trump mengatakan bahwa fase pertama kesepakatan itu akan mencakup perdagangan digital senilai US$ 40 miliar antara AS dan Jepang. 

Trump menambahkan, negosiator kedua negara akan melanjutkan pembicaraan. 

Kedua pemimpin negara tak menyebutkan ancaman Trump sebelumnya untuk mengenakan tarif pada mobil Jepang.

Kantor Perwakilan Dagang AS menandai perjanjian yang diteken oleh Trump dan Abe sebagai pencapaian awal dari negosiasi mereka tentang akses pasar untuk pertanian, barang industri dan perdagangan digital.

"Berdasarkan perjanjian akses pasar yang kami umumkan hari ini, Jepang akan membuka pasar baru bagi sekitar US$ 7 miliar produk pertanian AS. Tarif Jepang sekarang akan lebih rendah secara signifikan atau dihilangkan seluruhnya untuk daging sapi, babi, gandum, keju, jagung, anggur dan masih banyak lagi di AS," kata Trump pada upacara tersebut.

Baca Juga: Presiden AS Donald Trump akan dilengserkan, haruskah pasar panik?

Kementerian Perdagangan Amerika Serikat (USTR) mengatakan, sekitar 90% makanan dan produk pertanian AS akan menerima akses bebas bea atau potongan tarif impor ke Jepang, tetapi gandum masih akan dikenakan kuota yang membatasi volume impor AS. Namun, banyak produk yang mendapatkan akses baru masih akan mendapat penghapusan tarif impor selama beberapa tahun.

Jepang akan melihat pengurangan atau penghapusan tarif pada sejumlah kecil barang pertanian, termasuk bunga potong dan kecap dan berbagai barang industri, termasuk peralatan mesin, turbin uap, sepeda dan alat musik.

USTR mengatakan, perjanjian digital sebagian besar mengikuti model pengembangan internet AS, melarang pajak atas unduhan digital lintas batas serta aturan yang mensyaratkan pelokalan data, penyimpanan data para perangkat yang secara fisik ada di dalam batas negara, termask layanan keuangan. 

Editor: Herlina Kartika Dewi