Trump Mengaku “Dibujuk” Raja dan Ratu: Tarif Whiskey Inggris Akhirnya Dicabt



KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Kamis (30/4/2026) bahwa ia akan mencabut tarif impor untuk whiskey asal Inggris, sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Charles pada hari terakhir kunjungan kenegaraan keluarga kerajaan Inggris di Amerika Serikat.

Kunjungan kerajaan itu dilakukan untuk merayakan “peringatan 250 tahun kemerdekaan” bekas koloni (Amerika Serikat).

Reuters melaporkan, Presiden dari Partai Republik itu, yang selama ini menggunakan tarif sebagai alat kebijakan luar negeri, menulis di Truth Social bahwa ia akan segera menghapus tarif dan pembatasan yang berkaitan dengan kemampuan Skotlandia bekerja sama dengan Kentucky dalam industri whiskey dan bourbon.


Trump mengatakan langkah tersebut dilakukan “sebagai penghormatan bagi Raja dan Ratu Inggris.”

Selama kunjungan kenegaraan empat hari, Trump banyak memuji Raja Charles dan menyebutnya sebagai “raja terbesar.” Meski alasan resmi kunjungan itu adalah peringatan ulang tahun kemerdekaan, agenda tersebut juga dirancang untuk memperbaiki hubungan kedua negara yang belakangan menegang.

Ketegangan itu terjadi karena Inggris, bersama beberapa sekutu Eropa lainnya, menolak ikut terlibat dalam perang AS-Israel melawan Iran yang telah berlangsung selama dua bulan.

“Orang-orang sudah lama ingin melakukan ini, karena dulu ada perdagangan antarnegara yang besar, terutama terkait barel kayu yang digunakan,” tulis Trump dalam unggahannya.

Baca Juga: Apple Cetak Kinerja Gahar! Penjualan Tembus US$ 111 Miliar, MacBook Neo Jadi Bintang

“Raja dan Ratu membuat saya melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan siapa pun, bahkan tanpa meminta banyak! Sebuah kehormatan luar biasa memiliki mereka berdua di AS.”

Menteri Perdagangan Inggris Peter Kyle juga menyambut keputusan Trump tersebut.

“Ini kabar baik bagi industri scotch whisky kami, yang nilainya hampir 1 miliar poundsterling dalam ekspor dan mendukung ribuan lapangan kerja di seluruh Inggris,” kata Kyle.

Seorang juru bicara Istana Buckingham mengatakan Raja Charles “menyampaikan rasa terima kasih yang tulus” atas keputusan tersebut, dan menambahkan bahwa kebijakan itu akan memberikan dampak penting bagi industri whiskey Inggris.

Tonton: AS Perpanjang Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Mentah Melonjak

“Yang Mulia akan mengangkat segelas dram untuk menghormati perhatian dan keramahan Presiden, saat beliau meninggalkan AS setelah kunjungan kenegaraan yang sangat menyenangkan bagi kedua Yang Mulia pada tahun peringatan istimewa ini,” ujar juru bicara tersebut.