KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran dapat menghubungi Washington kapan saja jika ingin merundingkan akhir dari konflik yang telah berlangsung selama dua bulan. Namun, ia menegaskan bahwa syarat utama kesepakatan adalah Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Iran menuntut Amerika Serikat mencabut hambatan menuju kesepakatan, termasuk blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Ketegangan ini memperlihatkan jalan damai masih jauh dari tercapai meskipun pertempuran skala besar telah mereda. Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyatakan, "Jika mereka ingin berbicara, mereka bisa datang kepada kami, atau mereka bisa menelepon kami... Mereka tahu apa yang harus ada dalam kesepakatan itu." Ia menambahkan bahwa kepemilikan senjata nuklir oleh Iran adalah garis merah yang tidak bisa ditawar.
Trump Persilakan Iran Hubungi AS via Telepon untuk Bahas Perdamaian
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran dapat menghubungi Washington kapan saja jika ingin merundingkan akhir dari konflik yang telah berlangsung selama dua bulan. Namun, ia menegaskan bahwa syarat utama kesepakatan adalah Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Iran menuntut Amerika Serikat mencabut hambatan menuju kesepakatan, termasuk blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Ketegangan ini memperlihatkan jalan damai masih jauh dari tercapai meskipun pertempuran skala besar telah mereda. Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyatakan, "Jika mereka ingin berbicara, mereka bisa datang kepada kami, atau mereka bisa menelepon kami... Mereka tahu apa yang harus ada dalam kesepakatan itu." Ia menambahkan bahwa kepemilikan senjata nuklir oleh Iran adalah garis merah yang tidak bisa ditawar.
TAG: