Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Iran Telah Berakhir



KONTAN.CO.ID -  Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang dengan Iran telah "berakhir" pada hari Rabu (8/7) setelah Teheran melakukan serangan baru terhadap pangkalan AS di Teluk.

Dalam peningkatan permusuhan yang mendorong harga minyak naik ke level tertinggi dalam dua minggu, Iran mengatakan telah menargetkan situs militer AS di Bahrain dan Kuwait setelah pasukan AS menyerang target Iran sebagai tanggapan atas serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz.

Baca Juga: Selat Hormuz Memanas, Sejumlah Kapal Tanker Minyak dan LNG Putar Balik


Serangan-serangan tersebut semakin melemahkan upaya untuk mengubah kesepakatan gencatan senjata sementara yang dicapai bulan lalu menjadi kesepakatan perdamaian permanen untuk mengakhiri perang, yang dimulai dengan serangan udara AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Ditanya sebelum KTT NATO di Turki apakah nota kesepahaman yang dicapai bulan lalu telah berakhir, Trump berkata: "Ini pertanyaan yang sangat menarik. Bagi saya, saya pikir sudah berakhir. Saya tidak ingin berurusan dengan mereka."

"Mereka sampah. Mereka orang-orang sakit. Mereka dipimpin oleh orang-orang sakit," katanya kepada wartawan di Ankara. 

"Sejauh yang saya ketahui, berurusan dengan mereka hanya membuang waktu." tambahnya. 

Baca Juga: Pengadilan Uni Eropa Tolak Gugatan Apple terhadap Aturan Digital DMA