Trump Serang Paus Leo, Kritik Keras Soal Kejahatan dan Kebijakan Luar Negeri



KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap Paus Leo pada Minggu (12/4/2026), menyusul perbedaan pandangan terkait kebijakan luar negeri dan imigrasi.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyebut Paus Leo “lemah dalam menangani kejahatan” serta “buruk dalam kebijakan luar negeri”.

Baca Juga: Harga Emas Dunia Turun Lebih 1% Senin (13/4) Pagi, Tertekan Dolar AS


Serangan tersebut muncul setelah Paus Leo, yang dikenal berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan publik, mengkritik sejumlah kebijakan Trump, termasuk terkait perang antara AS-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari.

Paus Leo menilai, ancaman Trump untuk “menghancurkan peradaban Iran” sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima.

Selain itu, ia juga menyerukan perlunya refleksi mendalam terhadap kebijakan penanganan migran di AS di bawah pemerintahan Trump.

Baca Juga: Blokade AS terhadap Iran Berisiko Picu Eskalasi Militer Baru

Menanggapi kritik tersebut, Trump meminta Paus Leo untuk “membenahi diri sebagai pemimpin Gereja”, dan dalam pernyataan kepada wartawan menyebut dirinya bukan penggemar pemimpin Vatikan tersebut.

Pernyataan saling kritik ini mencerminkan meningkatnya ketegangan antara pemimpin politik dan tokoh agama di tengah dinamika geopolitik global yang memanas.