KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan sosok pengganti Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell pada Jumat pagi waktu setempat, setelah sehari sebelumnya menggelar pertemuan di Gedung Putih dengan mantan Gubernur The Fed Kevin Warsh. Trump menyampaikan kepada wartawan di Kennedy Center pada Kamis bahwa ia akan mengumumkan pilihannya keesokan paginya. “Seseorang yang sebenarnya bisa saja sudah ada di posisi itu beberapa tahun lalu. Saya pikir ini akan menjadi pilihan yang sangat baik,” ujar Trump. Sumber yang mengetahui pertemuan tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa Warsh, 55 tahun, hadir di Gedung Putih untuk bertemu langsung dengan Trump.
Trump Ingin Ketua The Fed yang Mendukung Suku Bunga Rendah
Tekanan Politik terhadap The Fed
Upaya Trump untuk mempengaruhi The Fed termasuk langkah hukum untuk memberhentikan Gubernur The Fed Lisa Cook, yang kini kasusnya tengah diproses di Mahkamah Agung AS. Selain itu, Departemen Kehakiman AS juga melakukan penyelidikan terhadap Powell, yang menurut Powell merupakan bagian dari upaya luas pemerintahan untuk mengintimidasi bank sentral. Masa jabatan Powell sebagai Ketua The Fed berakhir pada Mei mendatang. Powell belum menyatakan apakah ia akan tetap bertahan sebagai anggota Dewan Gubernur, langkah yang tidak lazim namun dapat menghambat Trump dalam mengisi kursi kosong baru di The Fed. Masa jabatan Powell sebagai anggota Dewan Gubernur sendiri baru akan berakhir pada 2028.Jadwal Gedung Putih Tidak Cantumkan Pengumuman
Meski Trump menyatakan akan mengumumkan pilihannya pada Jumat, jadwal resmi Gedung Putih tidak secara eksplisit mencantumkan agenda tersebut. Agenda presiden hanya menunjukkan sesi penandatanganan perintah eksekutif pada pagi hari dan rapat kebijakan pada sore hari. Sementara itu, Senator Partai Republik Thom Tillis dari Carolina Utara mengancam akan memblokir setiap nominasi pejabat The Fed sampai penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap Powell diselesaikan. Baca Juga: Trump Siapkan Kevin Warsh sebagai Calon Ketua The Fed Pengganti PowellSorotan Tajam terhadap Kevin Warsh
Warsh bukan sosok asing di lingkungan The Fed. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur The Fed periode 2006–2011 dan menjadi penghubung utama Ketua The Fed saat itu, Ben Bernanke, dengan Wall Street selama krisis keuangan 2008. Dalam beberapa bulan terakhir, Warsh secara terbuka menyatakan bahwa Trump benar dalam menekan The Fed untuk memangkas suku bunga secara signifikan. Ia juga mengkritik The Fed karena dinilai meremehkan potensi penurunan inflasi yang didorong oleh lonjakan produktivitas akibat kecerdasan buatan (AI). Dengan latar belakang kuat di Wall Street, termasuk sebagai mitra dalam pengelolaan kekayaan investor besar Stanley Druckenmiller, serta hubungan keluarga dengan pendukung utama Trump, Ron Lauder, Warsh diperkirakan akan berada di bawah pengawasan ketat untuk membuktikan independensinya dari presiden. Meski bukan bagian dari lingkar dalam Gedung Putih, Warsh dikenal sebagai orang dekat Trump dan beberapa kali menjadi tamu di kediaman Trump di Florida. Ia diperkirakan akan mendorong prioritas kebijakan Trump sebagai “ketua bayangan” The Fed hingga masa jabatan Powell berakhir pada pertengahan Mei.Gagasan Reformasi Besar The Fed
Warsh, seorang pengacara dan peneliti tamu terkemuka di Hoover Institution, Universitas Stanford, menyerukan perombakan besar di tubuh The Fed, termasuk penyusutan neraca (balance sheet) dan pelonggaran regulasi perbankan. Menurut Warsh, penyusutan neraca akan memungkinkan The Fed “mendistribusikan ulang” likuiditas berlebih di pasar keuangan ke ekonomi riil melalui penurunan suku bunga acuan. Baca Juga: Jelang Pengumuman Bos The Fed, Muncul Satu Nama Kandidat Kuat Pilihan Trump Namun, gagasan tersebut belum mendapat dukungan di internal The Fed saat ini. The Fed memangkas suku bunga tiga kali pada 2025, tetapi pada pekan ini kembali mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75% serta mengindikasikan belum terburu-buru untuk menurunkannya lagi. Selain itu, bank sentral juga baru-baru ini menghentikan kebijakan penyusutan neraca sesuai strategi menjaga cadangan perbankan tetap besar demi pengendalian suku bunga yang lebih efektif.Kandidat Lain Ketua The Fed
Selain Warsh, sejumlah nama lain juga masuk dalam daftar kandidat Ketua The Fed, di antaranya:- Rick Rieder, Chief Investment Officer divisi pendapatan tetap global BlackRock
- Christopher Waller, Gubernur The Fed yang termasuk dua pejabat yang berbeda pendapat saat keputusan suku bunga pekan ini
- Kevin Hassett, penasihat ekonomi Gedung Putih yang dikenal vokal mendukung kebijakan kontroversial Trump, termasuk tarif tinggi dan pengetatan imigrasi