Trump Siapkan Proyek US$ 22 Miliar untuk Modernisasi Bandara Dulles



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersiap mengumumkan rencana investasi senilai US$ 22 miliar untuk merombak total Bandara Internasional Washington Dulles.

Proyek ini menjadi salah satu agenda pembangunan infrastruktur terbesar yang didorong Trump di kawasan ibu kota AS.

Trump dijadwalkan menyampaikan langsung rencana tersebut di Gedung Putih bersama Menteri Perhubungan Sean Duffy dan Chief Executive Officer (CEO) United Airlines Scott Kirby, menurut sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut.


Baca Juga: Trump Raup Pendapatan US$ 1,4 Miliar pada 2025, Mayoritas Berasal dari Bisnis Kripto

Paket proyek itu mencakup pembangunan empat concourse baru guna meningkatkan kapasitas bandara yang menjadi gerbang internasional utama bagi wilayah Washington DC.

Menteri Perhubungan Sean Duffy sebelumnya telah menegaskan pemerintah federal memang menyiapkan proyek modernisasi Bandara Dulles senilai US$ 22 miliar.

Bandara Dulles selama bertahun-tahun dinilai membutuhkan pembaruan besar. Salah satu keluhan utama adalah penggunaan kendaraan khusus yang mengangkut penumpang di area apron, yang dianggap memperlambat proses perpindahan ke pesawat. Fasilitas tersebut diperkirakan akan dihapus secara bertahap dalam proyek renovasi.

Pada Desember lalu, Departemen Perhubungan AS juga mengkritik kondisi bandara, mulai dari aroma bahan bakar pesawat yang tercium di area concourse hingga jumlah gerbang keberangkatan yang dinilai masih terbatas.

Baca Juga: Trump Umumkan Proyek Energi dan Mineral Kritis di Texas, Ohio, dan Georgia

Trump sendiri sejak lama menyampaikan keinginannya mengubah wajah Bandara Dulles. Pada Desember tahun lalu, ia menyebut bangunan utama bandara memiliki desain yang baik, tetapi fasilitas keseluruhannya belum mencerminkan bandara internasional kelas dunia.

United Airlines menjadi maskapai terbesar di Bandara Dulles dengan menguasai sekitar 70% lalu lintas penumpang. Pada Februari lalu, Trump juga menggelar pertemuan membahas masa depan bandara bersama Scott Kirby. Dalam pertemuan tersebut, Kirby sempat mengusulkan penggabungan United Airlines dengan American Airlines, meski rencana itu kemudian dibatalkan pada April.

Bandara Dulles dikelola oleh Metropolitan Washington Airports Authority (MWAA) berdasarkan perjanjian sewa selama 50 tahun yang disetujui Kongres AS. Pada 2025, otoritas bandara telah menyetujui rencana investasi jangka panjang senilai sedikitnya US$ 7 miliar untuk pengembangan Dulles.

Salah satu pertanyaan yang masih belum terjawab adalah skema pendanaan proyek senilai US$ 22 miliar tersebut, termasuk potensi dampaknya terhadap biaya yang harus ditanggung maskapai maupun penumpang.

Baca Juga: Iran Tegas Tolak Proposal Damai Donald Trump, Siap Sambut Serangan Amerika Serikat

Bandara yang berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Washington DC itu dibuka pada 1962 dan mencatat rekor lalu lintas penumpang pada 2025. Sepanjang tahun lalu, Dulles melayani sekitar 29 juta penumpang atau meningkat 6,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada musim gugur tahun ini, bandara juga dijadwalkan mengoperasikan concourse baru seluas sekitar 40.400 meter persegi dengan 14 gerbang yang akan digunakan untuk melayani penerbangan United Airlines. Terminal utama Bandara Dulles sendiri merupakan karya arsitek Finlandia Eero Saarinen, yang dikenal dengan desain atap melengkung ikoniknya.