Trump Tak Ikut Campur dalam Persaingan Akuisisi Warner Bros oleh Netflix & Paramount



KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (4/2/2026) bahwa ia tidak akan terlibat dalam persaingan akuisisi Warner Bros Discovery antara Netflix dan Paramount Skydance, berbeda dengan pernyataannya akhir tahun lalu yang menyebut akan ikut meninjau kesepakatan tersebut.

“Saya tidak terlibat,” ujar Trump dalam wawancara dengan NBC News.

“Saya harus katakan, saya mungkin dianggap sebagai presiden yang sangat kuat. Kedua pihak menghubungi saya, tapi saya memutuskan untuk tidak terlibat. Departemen Kehakiman akan menanganinya,” tambahnya.


Baca Juga: The Fed Tetap Waspada Inflasi, Cook Tak Tergoda Turunkan Suku Bunga

Pada Desember lalu, Trump sempat mengatakan bahwa ia ingin memberikan pendapat terkait apakah merger yang diusulkan antara Netflix dan Warner Bros layak dilanjutkan, dengan alasan gabungan perusahaan bisa menimbulkan kekhawatiran soal pangsa pasar.

Netflix dan Paramount Skydance sama-sama menaruh minat pada Warner Bros karena studio film dan televisi, perpustakaan konten yang luas, dan franchise populer.

Netflix mengajukan tawaran akuisisi senilai US$82,7 miliar, sementara Departemen Kehakiman AS meninjau tawaran tersebut bersamaan dengan penawaran bersaing dari Paramount yang bersifat hostile.

Dalam wawancara NBC, Trump mengakui adanya perbedaan pandangan antara para penawar.

Baca Juga: Xi-Putin Berbicara Lewat Telepon Selama 1 Jam 25 Menit, Isu Apa yang Dibahas?

“Ada teori bahwa salah satu perusahaan terlalu besar dan seharusnya tidak diizinkan melakukannya, sementara perusahaan lain mengatakan hal yang berbeda,” ujarnya.

“Mereka saling bertarung habis-habisan dan pasti akan ada pemenang,” tambah Trump.

Paramount menyatakan bahwa penawarannya kemungkinan akan lebih mudah melewati jalur regulasi.

Namun Warner Bros telah menolak beberapa kali tawaran Paramount, karena perusahaan tersebut harus menanggung utang besar untuk membiayai transaksi.

CEO Paramount adalah David Ellison, putra miliarder dan salah satu pendiri Oracle Larry Ellison, yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Trump.

Selanjutnya: The Fed Tetap Waspada Inflasi, Cook Tak Tergoda Turunkan Suku Bunga

Menarik Dibaca: 7 Manfaat Renang, Bikin Otak Sehat, Mental Tenang dan Tidur Pulas