KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tidak puas dengan proposal terbaru dari Iran terkait upaya penyelesaian konflik yang telah berlangsung selama dua bulan. Penolakan ini memperkecil peluang tercapainya resolusi damai, di tengah gangguan pasokan energi global, lonjakan inflasi, dan meningkatnya korban jiwa. Seorang pejabat AS menyebut proposal Iran mengusulkan agar pembahasan mengenai program nuklir ditunda hingga perang berakhir serta sengketa terkait jalur pelayaran di kawasan Teluk terselesaikan. Namun, pendekatan tersebut dinilai tidak sejalan dengan posisi Washington yang menuntut agar isu nuklir menjadi bagian utama sejak awal negosiasi. Juru bicara Gedung Putih, Olivia Wales, menegaskan bahwa pemerintah AS tidak akan bernegosiasi melalui media dan telah memiliki “garis merah” yang jelas dalam upaya mengakhiri konflik yang dimulai sejak Februari bersama Israel.
Trump Tak Puas dengan Proposal Iran, Negosiasi Akhiri Perang Terancam Mandek
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tidak puas dengan proposal terbaru dari Iran terkait upaya penyelesaian konflik yang telah berlangsung selama dua bulan. Penolakan ini memperkecil peluang tercapainya resolusi damai, di tengah gangguan pasokan energi global, lonjakan inflasi, dan meningkatnya korban jiwa. Seorang pejabat AS menyebut proposal Iran mengusulkan agar pembahasan mengenai program nuklir ditunda hingga perang berakhir serta sengketa terkait jalur pelayaran di kawasan Teluk terselesaikan. Namun, pendekatan tersebut dinilai tidak sejalan dengan posisi Washington yang menuntut agar isu nuklir menjadi bagian utama sejak awal negosiasi. Juru bicara Gedung Putih, Olivia Wales, menegaskan bahwa pemerintah AS tidak akan bernegosiasi melalui media dan telah memiliki “garis merah” yang jelas dalam upaya mengakhiri konflik yang dimulai sejak Februari bersama Israel.
TAG: