KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah berjangka WTI turun menjadi US$ 59,1 per barel pada hari Senin (19/1), setelah mencatat kenaikan mingguan keempat. Ini karena meredanya ketegangan di Iran meredakan kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan. Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (19/1), kecemasan pasar seputar Iran mereda setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi sinyal pekan lalu bahwa ia mungkin akan menunda tindakan militer apa pun, menyusul janji Iran untuk tidak mengeksekusi para pengunjuk rasa. Namun, Trump memperingatkan bahwa tindakan keras masih dapat diambil jika eksekusi kembali terjadi, sehingga tetap ada premi risiko geopolitik di pasar.
Trump Umumkan Tarif Baru, Akankah Harga Minyak Terus Tertekan?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah berjangka WTI turun menjadi US$ 59,1 per barel pada hari Senin (19/1), setelah mencatat kenaikan mingguan keempat. Ini karena meredanya ketegangan di Iran meredakan kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan. Seperti dikutip Tradingeconomics, Senin (19/1), kecemasan pasar seputar Iran mereda setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi sinyal pekan lalu bahwa ia mungkin akan menunda tindakan militer apa pun, menyusul janji Iran untuk tidak mengeksekusi para pengunjuk rasa. Namun, Trump memperingatkan bahwa tindakan keras masih dapat diambil jika eksekusi kembali terjadi, sehingga tetap ada premi risiko geopolitik di pasar.
TAG: