JAKARTA. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) terjadi penurunan. Itu terlihat dari menurunnya jumlah Kementerian/Lembaga (K/L) yang menerima opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Secara umum, ada 63 K/L yang menerima opini WTP, dan yang mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian ada 18 K/L. Sedangkan yang mendapat opini tidak memberikan pendapat alias disclimer sebanyak 7 K/L. Laporan itu disampaikan Ketua BPK Harry Azhar Azis kepada Jokowi. Dalam kesempatan tersebut Jokowi kemudian menyebutkan satu persatu K/L yang mendapatkan opini disclimer. "Ini saya hanya menyebutkan hasil, bukan memberi opini ya," kata Jokowi, Jumat (5/6) di Istana Bogor.
Tujuh K/L ini peroleh opini disclimer dari BPK
JAKARTA. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) terjadi penurunan. Itu terlihat dari menurunnya jumlah Kementerian/Lembaga (K/L) yang menerima opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Secara umum, ada 63 K/L yang menerima opini WTP, dan yang mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian ada 18 K/L. Sedangkan yang mendapat opini tidak memberikan pendapat alias disclimer sebanyak 7 K/L. Laporan itu disampaikan Ketua BPK Harry Azhar Azis kepada Jokowi. Dalam kesempatan tersebut Jokowi kemudian menyebutkan satu persatu K/L yang mendapatkan opini disclimer. "Ini saya hanya menyebutkan hasil, bukan memberi opini ya," kata Jokowi, Jumat (5/6) di Istana Bogor.