Tumbuh 1,01%, Piutang Pembiayaan Multifinance Rp 512,14 Triliun per Februari 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 512,14 triliun per Februari 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan nilai piutang pembiayaan per Februari 2026 tumbuh 1,01% secara tahunan atau Year on Year (YoY). 

"Kinerjanya didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 8,31% YoY," ujarnya dalam konferensi pers RDK OJK, Senin (6/4/2026).


Jika ditelaah, pertumbuhan Februari 2026 terbilang meningkat, jika dibandingkan posisi Januari 2026 yang tumbuh 0,78% YoY dengan nilai Rp 508,27 triliun. 

Baca Juga: Undisbursed Loan Menyusut, KB Bank: Dipengaruhi Timing Proyek & Wait and See Debitur

Agusman menerangkan, profil risiko pembiayaan tetap terjaga, yang mana Non Performing Financing (NPF) net multifinance tercatat sebesar 0,81% per Februari 2026. Adapun angka tersebut menurun atau membaik dari pencapaian bulan sebelumnya yang sebesar 0,82%.

Dia menambahkan, NPF gross perusahaan pembiayaan per Februari 2026 sebesar 2,78%. Angkanya terbilang memburuk atau meningkat, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,72%.

Sementara itu, angka gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat stabil sebesar 2,13 kali per Februari 2026. Adapun angkanya meningkat, dibandingkan posisi Januari 2026 yang sebesar 2,11 kali.

"Angkanya masih berada jauh di bawah batas maksimum 10 kali," kata Agusman. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News