Tumbuh 25,44%, Pembiayaan Fintech Lending Capai Rp 96,62 Triliun per Akhir 2025



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan industri fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) masih mencatatkan pertumbuhan signifikan per Desember 2025.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan outstanding pembiayaan fintech P2P lending mencapai Rp 96,62 triliun per Desember 2025.

"Nilai itu tercatat tumbuh sebesar 25,44% secara Year on Year (YoY)," ungkapnya dalam keterangan resmi RDK OJK, Jumat (6/2/2026).


Baca Juga: Kembali Melambat, Piutang Pembiayaan Multifinance Tumbuh 0,61% per Akhir 2025

Jika ditelaah, pertumbuhan outstanding pembiayaan fintech lending per Desember 2025 terbilang melambat tipis saja, dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya. Adapun pertumbuhan outstanding pembiayaan fintech lending per November 2025 sebesar 25,45% YoY, dengan nilai mencapai Rp 94,85 triliun.

Sementara itu, OJK mencatat tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 fintech P2P lending per Desember 2025 masih dalam kondisi terjaga. Angka TWP90 per Desember 2025 tercatat sebesar 4,32%. 

Baca Juga: Saham BMRI, BBRI dan BBCA Diborong Asing, Ini Rekomendasi dari Maybank Sekuritas

Adapun angka TWP90 per Desember 2025 tercatat memburuk, jika dibandingkan posisi Desember 2024 yang sebesar 2,6%. Namun, angka TWP90 per Desember 2025 terbilang membaik, jika dibandingkan dengan posisi November 2025 yang sebesar 4,33%.

Meskipun demikian, pencapaian TWP90 per Desember 2025 tersebut masih berada di batas aman ketentuan OJK, yakni tidak melebihi 5%. 

Selanjutnya: Yuk Lihat Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Jumat (6/2) Produk UBS, GALERI 24

Menarik Dibaca: Jadwal Presale Tiket Konser Eric Chou dengan BCA, Catat Tanggal Pemesanannya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News