Tumbuh 69,73%, Laba Industri Pergadaian Capai Rp 8,57 Triliun per Agustus 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri pergadaian mencatatkan kinerja positif terkait perolehan laba. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, perolehan laba industri pergadaian mencapai Rp 8,57 triliun per Agustus 2026.

"Nilainya tumbuh 69,73%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (8/10).

Jika ditelaah dari data OJK, laba industri per Agustus 2026 hampir mencapai perolehan sepanjang 2025. Adapun laba industri pergadaian pada 2025 mencapai Rp 8,80 triliun, atau tumbuh sebesar 47,63% secara Year on Year (YoY).


Baca Juga: Kredit Properti Tumbuh 18,4%, AAUI Harap Premi Asuransi Properti Pulih di Semester II

Melihat perkembangan kinerja per Agustus 2026 tersebut, Agusman optimistis masih terdapat ruang bagi industri pergadaian untuk mencatat pertumbuhan positif hingga akhir 2026.

Senada dengan industri, PT Budi Gadai Indonesia asal Sumatra Utara (Sumut) juga mencatatkan pertumbuhan laba. Direktur PT Budi Gadai Indonesia Budiarto Sembiring menerangkan, laba perusahaan tumbuh 21,1% secara YoY. Sayangnya tak disebutkan angka yang dibukukan.

Untuk mendorong pertumbuhan laba ke depannya, Budiarto mengatakan, perusahaan akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah agar kepercayaan dan loyalitas nasabah tetap terjaga. 

"Selain itu, perusahaan akan meningkatkan penyaluran pembiayaan yang sehat dan berkualitas, dengan tetap memperhatikan kemampuan nasabah dan kualitas barang jaminan," ucapnya kepada Kontan, Jumat (9/10/2026).

Budiarto menerangkan, Budi Gadai Indonesia juga akan terus mengoptimalkan kinerja setiap cabang dan menjaga efisiensi operasional. Dengan demikian, pertumbuhan pembiayaan dapat memberikan kontribusi yang baik terhadap peningkatan laba perusahaan.

Terkait kinerja industri, OJK mencatat, penyaluran pembiayaan industri pergadaian mencapai Rp 156,61 triliun per Agustus 2026, atau tumbuh sebesar 44,60% YoY. 

Baca Juga: Optimalkan Simpanan SGD, Bank DBS & Mandiri Investasi Rilis Layanan Referral PDNI

Secara rinci mengenai kinerja per Agustus 2026, pembiayaan terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk gadai sebesar Rp 132,84 triliun. Nilainya mencakup 84,82% dari total pembiayaan yang disalurkan industri pergadaian. 

OJK juga mencatat, nilai aset industri pergadaian per Agustus 2026 mencapai Rp 187,98 triliun, atau meningkat 44,78% secara YoY. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News