Tumbuh Tipis, Pembiayaan Modal Ventura per Mei 2026 Capai Rp 16,36 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan modal ventura tumbuh tipis per Mei 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menerangkan nilai pembiayaan modal ventura tercatat sebesar Rp 16,36 triliun per Mei 2026. 

"Nilai pembiayaan per Mei 2026 mengalami pertumbuhan sebesar 0,09% secara Year on Year (YoY)," ucap Agusman dalam konferensi pers RDK OJK, Selasa (7/7/2026).


Jika ditelaah berdasarkan data OJK, kondisi pembiayaan per Mei 2026 terbilang membaik, dibandingkan posisi per April 2026. Adapun pembiayaan modal ventura per April 2026 mencatatkan kontraksi sebesar 0,87% YoY, dengan nilai mencapai Rp 16,35 triliun.

Baca Juga: Direktur KB Bank (BBKP) Kembali Borong Saham Perusahaan

Mengenai kondisi per Maret 2026, Agusman menerangkan pembiayaan modal ventura mencapai Rp 16,57 triliun, atau terkontraksi sebesar 0,95% secara YoY.

Lebih lanjut, OJK mencatat nilai aset industri modal ventura per Mei 2026 sebesar Rp 27,49 triliun. Nilai itu bertumbuh 1,74%, jika dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 27,02 triliun.

Sementara itu, Agusman sempat menyampaikan industri modal ventura perlu melakukan sejumlah upaya untuk mendorong pertumbuhan pada tahun ini. Dia mengatakan industri modal ventura diharapkan memperluas skala usaha dengan tetap menjaga kualitas penyaluran, serta memperkuat tata kelola dan manajemen risiko.

Baca Juga: Tumbuh 25,60%, Pembiayaan Fintech Lending Capai Rp 103,73 Triliun per Mei 2026

Lewat sejumlah upaya itu, Agusman memproyeksikan aset dan pembiayaan industri modal ventura masih berpeluang terus tumbuh pada 2026. Meski demikian, industri juga perlu mewaspadai tantangan berupa dinamika perekonomian yang mendorong penerapan analisis risiko dan selektivitas investasi yang lebih ketat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News