Tunas Ridean kantongi Rp 2,8 triliun di kuartal I



JAKARTA. PT Tunas Ridean Tbk mencatatkan pendapatan bersih Rp 2,8 triliun pada kuartal I-2016. Pendapatan itu tumbuh 12,9% dibandingkan dengan kuartal I-2015 yakni Rp 2,48 triliun. Penopang pertumbuhan kinerja kuartal I-2016 adalah penjualan mobil Daihatsu.

Dalam catatan Tunas Ridean, Tunas Daihatsu menjual 4.636 unit mobil, atau naik 17%. Penjualan mobil Daihatsu itu mampu mengantarkan Tunas Ridean mencetak total pertumbuhan penjualan mobil baru sebanyak 11.663 unit mobil, atau naik 2,79%.

Patut diketahui, catatan penjualan mobil merek lain di gerai Tunas Ridean pada kuartal I-2016 tak semuanya naik. Sebut saja, volume penjualan Tunas BMW yang susut 41% menjadi 188 uni. Sementara penjualan Tunas Toyota turun 3% menjadi 6.655 unit mobil.


Rico Adisurja Setiawan, Direktur Utama PT Tunas Ridean Tbk menjelaskan, penyebab penjualan Tunas Toyota turun karena persediaan mobil Innova dan Fortuner di gerai Tunas Ridean, terbatas. Padahal sebenarnya ada permintaan pasar.

Selain mobil, penjualan sepeda motor anyar pada kuartal I-2016 juga tumbuh. Penjualan motor kuartal I-2015 tercatat 43.161 unit, atau tumbuh 2,03% ketimbang kuartal I-2015 yakni 42.301 unit.

Berkaca dari pencapaian triwulan I-2016, manajemen Tunas Ridean pun optimistis mengantongi pertumbuhan pendapatan 5%-10% sepanjang 2016. Pada 2015, perusahaan itu mencetak pendapatan bersih Rp 10,16 triliun. Itu berarti target pendapatan tahun ini setara dengan Rp 10,67 triliun - Rp 11,18 triliun.

Tunas Ridean semakin yakin dengan prediksi itu lantaran harga bahan bakar minyak (BBM) telah turun. Lantas, ada pula keyakinan suku bunga acuan Bank Indonesia tak akan mendaki. "Dampaknya memang belum terasa saat ini tapi kami harapkan pengaruhnya bisa terlihat di semester kedua," harap Rico dalam acara paparan publik di Jakarta, Kamis (21/4).

Namun begitu, Tunas Ridean tetap membekali diri dengan strategi internal agar lebih mantap. Perusahaan berkode TURI di Bursa Efek Indonesia tersebut akan menempuh tiga cara. Pertama, Tunas Ridean akan memacu penjualan lewat pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show yang akan berlangsung semester II-2016.

Dalam ajang itu, mereka bakal menggenjot penjualan produk baru keluaran Toyota, Daihatsu maupun BMW. Kedua, Tunas Ridean menambah dua showroom. Satu showroom BMW di Bekasi, Jawa Barat dan satu showroom Daihatsu di Lebak, Banten.

Penambahan showroom menelan 30% dari dana belanja modal alias capital expenditure pada 2016 yang sebesar Rp 693 miliar. Asal tahu saja, hingga saat ini Tunas Ridean memiliki 20 showroom Tunas Toyota, 17 showroom Tunas Daihatsu dan enam showroom Tunas BMW.

Mereka juga memiliki total 147 gerai sales point mobil dan sepeda motor. Ketiga, Tunas Ridean menambah 80 kendaraan baru untuk divisi Tunas Rental. Rencana belanja itu menelan 70% anggaran belanja 2016.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie