Tunas Ridean (TURI) Cetak Kenaikan Pendapatan 54% pada Kuartal Pertama 2022



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tunas Ridean Tbk (TURI) mencatatkan kinerja yang apik pada kuartal pertama tahun ini. TURI membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 4,1 triliun atau naik 54% dari tahun sebelumnya.

Sementara laba BERSIH tercatat Rp 208,7 miliar atau melonjak 118% yoy. Laba dari bisnis otomotif naik 120% menjadi Rp 161,5 miliar seiring terjadinya kenaikan penjualan.

Pasar mobil nasional naik 41% menjadi 263.822 unit, sementara penjualan mobil Grup naik 47% menjadi 11.599 unit. Pasar nasional perdagangan motor menurun 2% menjadi 1,3 juta unit.


Baca Juga: RUPS Tunas Ridean (TURI) Putuskan Tebar Dividen, Ini Besarannya

Penjualan sepeda motor juga meningkat 26% menjadi 55.466 unit. Adapun kontribusi laba bisnis rental naik sebesar Rp 11,1 miliar, terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah unit yang terikat kontrak dan keuntungan yang lebih tinggi dari penjualan armada. Jumlah armada rental naik menjadi 7.677 unit.

Perusahaan asosiasi yang 49% sahamnya dimiliki Grup, Mandiri Tunas Finance, memberikan kontribusi laba sebesar Rp 36,1 miliar naik 47% disebabkan dari pemulihan pendapatan bunga bersih akibat dari peningkatan pembiayaan baru. Jumlah pembiayaan baru naik 50% menjadi Rp 6,5 triliun.

Meskipun kondisi bisnis telah membaik, Manajemen Tunas Ridean mengaku tetap berhati-hati terhadap prospek tahun 2022 mengingat ketidakpastian yang sedang berlangsung, baik dari perkembangan lokal maupun global yang dapat memengaruhi sentimen konsumen dan rantai pasokan.

Baca Juga: Tunas Ridean (TURI) Cetak Kinerja Mantap, Laba Bersih Meroket 1.166,76%

Dewi Yunita, Sekretaris Perusahaan TURI mengatakan, secara total proyeksi pendapatan dan laba bersih akan mengikuti perkembangan kondisi pasar otomotif dimana Gaikindo menargetkan 900.000 unit tahun 2022 ini.

"Akan tetapi, perlu diperhatikan juga perubahan regulasi dan kebijakan pemerintah yang akan berdampak terhadap penjualan mobil dan juga dampak dari pandemik Covid-19 yang masih terlihat di awal tahun ini," papar Dewi pada Kontan.co.id, Rabu (18/5).

Yang jelas, TURI optimistis akan melanjutkan kinerja yang positif hingga tutup tahun 2022. Menurutnya, peningkatan kinerja perusahaan sejalan dengan perkembangan pasar otomotif yang positif dan kondisi ekonomi Indonesia yang semakin membaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati