KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menuntas periode penawaran umum berkelanjutan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I. Dari target Rp 2 triliun, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 1,75 triliun.
Direktur Keuangan Samudera Indonesia Ridwan Hamid menjelaskan, penerbitan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I dilakukan melalui tiga tahap. Di mana, pada Tahap I tahun 2023 yang terhimpun mencapai Rp 550 miliar. Kemudian, Sukuk Ijarah Tahap II Tahun 2025 menghimpun Rp 500 miliar. Sementara itu, tahap III tahun 2026 mengumpulkan Rp 700 miliar sehingga total dana mencapai Rp 1,75 triliun.
Baca Juga: Pefindo Pangkas Rating Obligasi Wijaya Karya (WIKA) Jadi idD “Total dana yang telah dihimpun melalui penerbitan PUB I Sukuk Ijarah mencapai Rp 1,75 triliun dari target dana yang dihimpun sebesar Rp 2 triliun,” tulis Ridwan dalam keterbukaan informasi, Jumat (11/9/2026). Dengan demikian, masih terdapat sisa target dana sebesar Rp 250 miliar yang belum dihimpun hingga berakhirnya periode pelaksanaan penawaran umum berkelanjutan tersebut. “Sisa target dana yang tidak terhimpun hingga berakhirnya periode pelaksanaan PUB I Sukuk Ijarah disebabkan berbagai faktor, antara lain mencermati perkembangan situasi global,” katanya. Selain perkembangan situasi global, SMDR juga mempertimbangkan proses berjalannya proyek-proyek yang sedang dikerjakan. Dana yang belum dihimpun tetap dapat diarahkan untuk mendukung proyek potensial pada masa mendatang.
“Hal tersebut masih menjadi perhatian dalam melihat prospek proyek-proyek potensial yang akan didanai ke depan,” katanya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News