Turki Amankan Dana US$6,75 Miliar untuk Proyek Kereta Bosporus



KONTAN.CO.ID - ISTAMBUL. Turki telah mencapai kesepakatan awal dengan enam pemberi pinjaman internasional untuk mengamankan dana sebesar US$6,75 miliar untuk pembangunan jalur kereta api baru yang melintasi Selat Bosporus. 

Ini akan menjadi proyek kereta api terbesar Turki yang didanai asing, kata Menteri Transportasi Abdulkadir Uraloglu pada hari Selasa (24/2).

Setelah selesai, jalur yang akan melewati Istanbul utara ini diharapkan dapat mengangkut 33 juta penumpang dan 30 juta ton barang setiap tahunnya. 


Proyek ini akan membuka "era baru dalam logistik" dengan meningkatkan kapasitas kereta api negara tersebut antara Asia dan Eropa.

Baca Juga: Belum Final, Warner Bros Tengah Pertimbangkan Tawaran Harga Baru dari Paramount

Pendanaan tersebut akan mendukung Proyek Kereta Api Lingkar Utara sepanjang 125 km (78 mil), yang akan mengangkut penumpang dan barang dari Gebze ke Halkali melalui Jembatan Yavuz Sultan Selim yang menghubungkan dua bandara utama Istanbul.

Kesepakatan awal telah dicapai dengan Bank Dunia, Bank Investasi Infrastruktur Asia, Bank Pembangunan Asia, Bank Pembangunan Islam, Dana OPEC untuk Pembangunan Internasional, dan Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan, kata menteri tersebut.

"Kami bertujuan untuk menyelesaikan proses tender dan menyerahkan lokasi tahun ini sehingga pekerjaan (konstruksi) dapat dimulai," kata Uraloglu.

Pengangkutan barang kereta api tanpa gangguan melintasi Selat Bosporus saat ini dimungkinkan melalui terowongan kereta api Marmaray dan hanya selama jam-jam terbatas setiap hari. 

Menurut situs web kementerian, total hanya 1,7 juta ton kargo yang diangkut melalui Marmaray antara tahun 2020 dan Oktober 2025. 

Baca Juga: Pasukan AS Merebut Kapal Tanker Minyak Ketiga yang Dikenai Sanksi

Selanjutnya: Intip Rekomendasi Saham Petrosea (PTRO) Usai Restrukturisasi Internal

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Kota Padang, Jangan Salah Waktu

TAG: