Turki Siapkan Mandat Pengerahan Pasukan ke Arab Saudi dalam Pakta Pertahanan



KONTAN.CO.ID - ANKARA. Turki akan mengajukan mandat kepada parlemen untuk mengizinkan pengerahan personel militer ke Arab Saudi sebagai bagian dari pakta pertahanan bersama dengan Arab Saudi dan Pakistan. Langkah ini menjadi bagian dari proses penguatan kerja sama pertahanan ketiga negara.

Seorang anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) yang berkuasa di Turki mengatakan kepada Reuters pada Rabu (21/10/2026), mandat tersebut akan diajukan setelah rancangan undang-undang untuk meratifikasi perjanjian pertahanan itu mendapat persetujuan.

Sebelumnya, Turki telah menyerahkan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah (Mecca Joint Defence Agreement) kepada parlemen untuk diratifikasi pada Selasa (20/10/2026).


Baca Juga: Paus Leo XIV Kembali Pimpin Audiensi di Vatikan Usai Operasi Kanker Paru-Paru

Perjanjian yang ditandatangani oleh Turki, Arab Saudi, dan Pakistan pada Agustus 2026 tersebut menjadi dasar penguatan kerja sama pertahanan di antara ketiga negara.

Proses ratifikasi ini membawa Turki, yang memiliki kekuatan militer terbesar kedua di NATO, semakin dekat dengan komitmen pertahanan bersama secara formal dengan Riyadh.

Langkah tersebut berlangsung ketika Arab Saudi menghadapi serangan kelompok Houthi.